Tribun Wajo

Dewan Pertanyakan Kelambanan Pemkab Wajo Bahas APBD 2020

Dewan Pertanyakan Kelambanan Pemkab Wajo Bahas APBD 2020. Hal tersebut diungkapkan oleh Fraksi Demokrat pada rapat paripurna

Dewan Pertanyakan Kelambanan Pemkab Wajo Bahas APBD 2020
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna dan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat penyerahan RAPBD 2020, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Persetujuan bersama Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 lamban dilakukan Pemerintah Kabupaten Wajo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Fraksi Demokrat pada rapat paripurna penyerahan RAPBD 2020, Selasa (26/11/2019).

"Berdasarkan Permendagri nomor 33, persetujuan bersama RAPBD 2020 dilakukan satu bulan sebelum tahun anggaran berjalan, dan ini sesungguhnya sudah melewati batas, penyerahan harusnya dilakukan minggu ke dua September," kata juru bicara F-Demokrat, Hairuddin.

Lebih lanjut, Hairuddin menyebutkan ada banyak waktu bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo untuk menyusun RAPBD pasca penetapan KUA PPAS pada minggu kedua Agustus 2019 lalu.

"Jadi utopi rasanya untuk mencermati dengan baik RAPBD," katanya.

Senada dengan hal itu, Ketua Fraksi Nasdem Taqwa Gaffar juga menyoroti lambannya penyerahan pelaporan penyerapan anggaran.

"Estimasi waktu penyerapan anggaran juga perlu diperhatikan," katanya.

Sebelumnya, Bupati Wajo Amran Mahmud membacakan sambutannya dan menyebut penyusunan RAPBD 2020 mengacu pada arah kebijakan keuangan daerah. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved