Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian Sosialisasi Kostratani, Ini Pesan Mentan SYL

Kementerian Pertanian melalui BPTP Sulsel gelar Sosialisasi komando strategis pembangunan pertanian (Kostratani)

Kementerian Pertanian Sosialisasi Kostratani, Ini Pesan Mentan SYL
Istimewa
Kementerian Pertanian melalui BPTP Sulsel gelar Sosialisasi komando strategis pembangunan pertanian ( Kostratani) di Hotel Almadera pada hari Senin 25/11/2019. 

Kementerian Pertanian Sosialisasi Kostratani, Ini Pesan Mentan SYL

Kementerian Pertanian melalui BPTP Sulsel gelar Sosialisasi komando strategis pembangunan pertanian (Kostratani) di Hotel Almadera pada hari Senin 25/11/2019.

Kostratani adalah Pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Pada kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Polbangtan Gowa, Kepala dinas Pertanian Provinsi Sulawesi, kepala dinas pertanian di beberapa kabupaten dan puluhan camat yang ada di berbagi kabupaten di Sulawesi Selatan.

Turut Hadir juga Kepala Balitbangtan Dr Ir Fadjry Djufry MSi, Kepala BPTP Sulsel Dr Ir Abdul Wahid MS, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Andi PM Yusmanto AM SP MH, dan Kepala BBPP Batang Kaluku.

Tujuan dalam sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan program 100 Hari menteri pertanian RepubIik Indonesi Syahrul Yasin Limpo (SYL) sampai ke level kecamatan hingga ke desa yang ada di Sulawesi Selatan.

Sehingga akan mempermudah proses pembangunan pertanian, dan para penyuluh pertanian dalam melaksankan tugasnya.

Fadjry Djufry yang juga putra daerah Sulawesi Selatan menyampaikan pesan pak Mentri Pertanian.

"Pak SYL menitip pesan kepada saya untuk disampaikan kepada seluruh peserta yang hadir "Aja Mupakassiri'ka" beliau ingin mejadikan Sulsel selalu terdepan terkait dalam pertanian" ujarnya.

Sontak Ruang rapat yang ada di lantai 2 hotel almadera pun langsung gaduh dengan tepuk tangan para peserta.

Mantan Kepala BPTP Sulawesi Selatan ini menambahkan bahwa program ini nantinya dalam bentuk aplikasi android.

"Jadi didalam aplikasi Android itu akan terkoneksi antar daerah yang satu dengan yang lain, baik itu dari harga pupuk, hingga pemasaran"ungkapnya.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved