PSM Makassar
Darije Ungkap Alasan Raphael Maitimo Direkrut PSM Makassar
Kedatangan pemain berstatus naturalisasi Indonesia itu, pun menjadi buah bibir.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Raphael Maitimo menjadi salah satu rekrutan PSM Makassar pada pra musim 2019.
Kedatangan pemain berstatus naturalisasi Indonesia itu, pun menjadi buah bibir.
Pasalnya, ia datang setelah sebelumnya punya masalah dengan PSM pada awal musim 2017 lalu.
Di mana Maitimo meninggalkan tim lantas telah menandatangani kontrak dengan manajemen PSM.
Meski demikian, di awal kedatangan Maitimo pada paruh musim 2019 lalu ia telah mengklarifikasi mengapa ia harus pergi dari PSM 2017 silam.
Bahwa terdapat salah seorang sosok di PSM yang menimbulkan masalah namun kini sosok tersebut telah tiada.
Namun baru-baru ini, Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic kembali mengungkapkan sesuatu terkait Maitimo.
Utamanya, alasan paling jelas mengapa Maitimo harus didaratkan ke PSM Makassar.
"Kami mengontrak Maitimo karena Pellu menjadi langganan timnas. Kami juga memprediksi Klok juga akan dipanggil timnas setelah dinaturalisasi," ungkap Darije pada Sabtu (23/11/2019).
"Timnas Indonesia memiliki jadwal laga dan pemusatan latihan di bulan September hingga November. Ditambah Rasyid yang kesulitan mempertahankan performanya saat itu," imbuh Darije.
"Sehingga kami memprediksi kehilangan Klok dan Pellu selama tiga bulan lamanya atau setidaknya di 12 laga. Itu berarti kami tidak punya gelandang lagi saat itu," imbuhnya lagi.
Saat itu, Rizky Pellu memang mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk bergabung TC dan melakoni pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.
Sementara Marc Klok, digadang-gadang bakal segera mendapat status kewarganegaraan Indonesia.
Terbukti saat ia dipanggil Pelatih Timnas Indonesia, Simon McManemy untuk mengikut TC jelang pertandingan persahabatan melawan Yordania dan Vanuatu, Juni lalu.
Klok mengikuti TC yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Depok mulai 31 Mei 2019.
Hanya saja, Klok harus kembali ke PSM karena status kewarganegaraan Indonesia belum didapatkan.
"Dan saya sangat senang Maitimo mau bergabung untuk membantu kami," tegas Darije.
Datangnya Maitimo, memang sedikit membawa angin segar bagi PSM lantaran kurangnya amunisi.
Saat transfer window paruh musim 2019 saja, terdapat empat pemain PSM yang hengkang.
Mereka adalah Reva Adi Utama, Saldi, Hendra Wijaya, Zulkifli Syukur dan Eero Markkanen.
Sementara yang datang, hanya empat pemain yakni Firza Andika, Maitimo, Amido Balde dan Ezra Walian.
Dengan demikian, pada putaran kedua Liga 1 musim 2019 PSM hanya diperkuat dengan 29 pemain.
Putaran kedua yang dilalui PSM, pun sangat sulit lantaran sejumlah pemain harus diparkir dan tak berada di dalam tim.
Seperti Guy Junior, Bayu Gatra, Abd Rahman, Wiljan Pluim yang mengalami cedera.
Menyusul Asnawi Mangkualam dan Firza Andika di Timnas Indonesia U-23.
Bahkan saat melawan Bali United di pekan 28 di Makassar, PSM harus kehilangan 10 pemain.
Hal itu karena Zulham Zamrun, Rivky Mokodompit tak bisa dimainkan karena sakit hingga Marc Klok dan Aaron Evans absen karena akumulasi kartu kuning.
Beruntung, Maitimo tetap mengiyakan kalau dirinya bakal tampil sebagai stopper menambal Evans saat melawan Bali.
"Dia salah satu pemain yang tidak pernah protes soal posisinya ketika dimainkan," ucap Darije.
"Saya juga memintanya untuk bermain di posisi yang mungkin saja dia tidak bisa memberikan performa terbaik. Tapi dia selalu menerimanya dengan tujuan untuk membantu PSM," ucapnya lagi.
"Saya menaruh hormat kepadanya. Dia bermain sebagai bek tengah meskipun posisi aslinya bukan itu," pungkas Darije Kalezic.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur: