Bentrokan di Antang

Warga Antang Bentrok Perebutkan Lapangan Bola, Kapolsek Manggala Nyaris Kena Panah

Diketahui, bentrokan antar dua kelompok warga terjadi di Jl Antang Raya, tepatnya depan pekuburan Cina, pukul 14.30 Wita.

Warga Antang Bentrok Perebutkan Lapangan Bola, Kapolsek Manggala Nyaris Kena Panah
darul/tribun-timur.com
Kapolsek Manggala, Kompol Hj. Hasniati saat diwawancarai di lokasi lahan yang diperebutkan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kapolsek Makassar Kompol Hj Hasniati nyaris terkena anak panah, saat amankan bentrokan, Jumat (22/11/2019) siang.

Diketahui, bentrokan antar dua kelompok warga terjadi di Jl Antang Raya, tepatnya depan pekuburan Cina, pukul 14.30 Wita.

Bentrokan antar dua kelompok warga ini terjadi, diduga karena saling pertahankan lahan lapangan Sepak Bola dilokasi itu.

Cerita Kapolsek Hasniati yang nyaris kena anak pamah atau busur, itu saat mencoba melerai dua kelompok warga yang bertikai.

Kata Hasniati, awalnya dia mengira satu kelompok warga yang datang dilahan yang jadi sengketa untuk demo dan aksi damai.

"Ternyata perkiraan kami (polisi) meleset, saya coba masuk ditengah kerumunan tapi ada batu dan busur disana," ujar Hasniati.

Melihat kondisi dan situasi tidak kondusif, Kompol Hasniati lalu meminta anggotanya helm dan baju anti senjata tajam (Sajam).

"Ya saya cepat minta itu, saya pakai baju dan helem itu, lalu saya masuk ke tengah-tengah, mereka warga saya," ungkapnya.

Kata Kompol Hasniati, dalam bentrokan dua kelompok warga itu, banyak yang jadi korban pelemparan batu, termaksud polisi.

"Banyak yang terkena lemparan batu, ada beberapa warga yang terkena anak panah tapi itu tidak bisa didetailkan," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved