Tribun Makassar

Klarifikasi Unhas Terkait Kasus Penipuan Dokter PT Pelni Pakai Ijazah Palsu

Klarifikasi Unhas Terkait Kasus Penipuan Dokter PT Pelni Pakai Ijazah Palsu

Klarifikasi Unhas Terkait Kasus Penipuan Dokter PT Pelni Pakai Ijazah Palsu
REPRO TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Klarifikasi Unhas terkait dokter palsu - Polda Sulsel masih memburu terduga dokter palsu PT Pelni Cabang Makassar, Sulaiman. Pria berusia 57 tahun ini sebelumnya dilaporkan lantaran diduga memalsukan ijazah Universitas Hasanuddin dan bekerja sebagai dokter di PT Pelni. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan masih memburu terduga dokter palsu PT Pelni Cabang Makassar, Sulaiman.

Pria berusia 57 tahun ini sebelumnya dilaporkan lantaran diduga memalsukan ijazah Universitas Hasanuddin dan bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Pihak Unhas mengkonfirmasi jika benar terduga pelaku, Sulaiman, telah memalsukan ijazah.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan Unhas ditemukan tujuh kejanggalan.

"Di antaranya yakni penulisan gelar Rektor yang berbeda, nomor ijazah yang tidak terdaftar dan nomor registrasi yang bukan atas nama Sulaiman, S.Ked," ucap Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Jumat (22/11/2019).

Selain itu kepalsuan ijazah juga dipertegas dengan pencantuman masa studi Sulaiman yang hanya 2 tahun 3 bulan.

Padahal untuk mencapai Sarjana Kedokteran paling cepat yakni 4 tahun dan ditambah profesi dokter 2 tahun.

Suharman menjelaskan bahwa sebelumnya pihak PT Pelni tidak melakukan verifikasi ijazah ke Fakultas Kedokteran Unhas saat menerima terduga pelaku sebagai karyawan.

"Setelah ada surat permintaan verifikasi ijazah dari PT Pelni baru pihak pimpinan Fakultas Kedokteran Unhas mengetahui jika ada orang mengaku sebagai lulusan atau alumni Kedokteran Unhas yang bekerja di PT Pelni dan ternyata tidak terdaftar sebagai alumni," terangnya.

Atas kejadian ini pihak Unhas menyarankan kepada setiap instansi baik swasta maupun instansi pemerintahan melakukan klarifikasi saat menerima calon karyawan.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved