Tribun Makassar

Difitnah Jumras, Gubernur Sulsel Bakal Cabut Laporan Polisi?

Saat dikonfirmasi mengenai Jumras yang sudah dua kali melayangkan permintaan maaf kepada dirinya, Nurdin Abdullah menanggapi dengan baik.

Difitnah Jumras, Gubernur Sulsel Bakal Cabut Laporan Polisi?
darul/tribun-timur.com
Mantan Kabiro Pembangunan Pemprov Sulsel, Jumras (kemeja biru) didampingi pengacaranya, Sul Thani usai pemeriksaan di Mapolrestabes Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah angkat bicara soal Jumras yang lagi-lagi menyatakan permohonan maaf kepada dirinya melalui publik.

Jumras adalah mantan Kepala Biro Pembangunan, Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulsel.

Beberapa waktu lalu, Jumras melontarkan fitnah kepada Gubernur Sulsel, bahwa pimpinannya ini mengintervensi dirinya untuk memuluskan urusan proyek kepada rekanan (kotnraktor) yang membantu 'Prof Andalan' saat Pilgub 2018 lalu.

Saat dikonfirmasi mengenai Jumras yang sudah dua kali melayangkan permintaan maaf kepada dirinya, Nurdin Abdullah menanggapi dengan baik.

Menurut dia, sebagai manusia biasa, tentunya tidak sesempurnah dengan Allah SWT yang maha pemaaf.

"Allah saja pemaaf. Apalagi kita ini sebagai manusia biasa, hamba Allah," kata Nurdin, via telepon, Jumat (22/11/2019).

Ia menjelaskan apa yang sebelumnya dilakukan oleh Jumras adalah pencemaran nama baik dirinya secara pribadi dan organisasi yang ia pimpin.

"Ini pak Jumras harusnya luruskan kalau kemarin itu ada rekayasa. Untuk menjatuhkan nama baik saya dan keluarga saya. Yang intinya secara pribadi nama baik saya dan keluarga saya dipulihkan," kata Nurdin.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menuturkan, mengenai kasus Jumras yang sedang bergulir di kepolisian itu belum bisa ia tanggapi.

Ia berdalih akan memikirkan matang-matang sebelum mencabut laporan polisi atas pencemaran nama baiknya.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved