Mubes KKSS

Agar KKSS Tidak Krisis Dana Lagi, Muchlis Patahna Bikin Gebrakan Baru, Apa Itu Gemiliar Saudagar?

Dana yang terkumpul di Gemiliar Saudagar nanti akan dimanfaatkan untuk kegiatan kemanusiaan dan pendidikan.

Agar KKSS Tidak Krisis Dana Lagi, Muchlis Patahna Bikin Gebrakan Baru, Apa Itu Gemiliar Saudagar?
dok.tribun
Berita KKSS di halaman 1 Tribun Timur cetak edisi Kamis, 21 November 2019

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Muchlis Patahna belum sepekan terpilih menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS). Namun notaris ini sudah bikin gebrakan di paguyuban yang menghimpun saudagara se-Nusantara dan mancanegara.

Muchlis Patahna adalah Ketua KKSS ke-9. Dia memimpin BPP KKSS di periode ke-13, 2019-2024, dan terpilih dalam musyawarah besar (mubes) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2019).

“Gerakan budaya, pendidikan, sosial, dan polisik tetap kita lanjutkan di kepengurusan BPP KKSS periode mendatang. Yang baru dalam kepengurusan ini nanti, kita bikin gebrakan, Gemiliar,” kata Muchlis Patahna didampingi senior KKSS, Aksa Mahmud, via telepon, dikutip Tribun Timur cetak edisi Kamis (21/11/2019).

Gemiliar KKSS adalah Gerakan Miliaran KKSS. Ia berupa aksi pengumpulan dana dari para saudagar Bugis-Makassar, Mandar, dan Toraja.

“Pendiri pertama Gemiliar KKSS seratus tokoh, termasuk Pak Jusuf Kalla, Pak Aksa Mahmud, Pak Hatta Ali (Ketua MA), La Nyalla Mattalitti (Ketua DPD RI),” kata Muchlis Patahna.

Menurut Sekretaris Jenderal BPP KKSS 2014-2019 itu, dari para pendiri saja sudah terkumpul sekitar Rp 3,3 miliar.

Para saudagar sudah terbiasa dengan gerakan kumpul uang untuk bantuan kemanusiaan. Muchlis Patahna yang juga Koordinator Nasional untuk Korban Bencana Alam Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, mencontohkan apa yang ia alami.

“Dalam waktu singkat bisa kita kumpulkan uang Rp 1 miliar untuk saudara-saudara kita di gempa Palu dan Donggala, padahal itu hanya lewat WhatsApp,” ujar Muchlis Patahna.

Dana yang terkumpul di Gemiliar Saudagar nanti akan dimanfaatkan untuk kegiatan kemanusiaan dan pendidikan.

“Sehingga KKSS tidak akan kekurangan dana lagi untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam. Dana Gemiliar juga akan kita salurkan menjadi beasiswa,” jelas Muchlis Patahna.

“Jadi kalau orang Minang punya Gebu Minang, kita punya Gemiliar,” tegas Muchlis Patahna menambahkan.

Gebu Minang, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau. Ia organisasi masyarakat Minangkabau yang menghimpun dan membina potensi masyarakat perantauan Minang di bidang ekonomi dan kebudayaan.

Gebu Minang dibentuk 24 Desember 1989 oleh beberapa tokoh Minang, seperti Azwar Anas, Emil Salim, Fahmi Idris, dan Ali Akbar Navis, atas saran Presiden Soeharto saat bertemu petani di Sumatra Barat.

“Kas KKSS sudah krisis. Kalau Pak Rivai dulu meninggalkan dana abadi di kas KKSS setelah satu periode memimpin sebanyak Rp 400 juta. Periode ini, yang katanya dipimpin oleh tokoh yang 40 tahun memimpin BUMN, tapi tak mewariskan dana apa-apa ke pengurus berikutnya,” kata warga KKSS, Mulawarman.

Brigjen (Purn) TNI A Rivai memimpin BPP KKSS periode 2009-2014. Periode 2014-2019, BPP KKSS diketuai M Sattar Taba.

Penulis: AS Kambie
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved