Tribun Nasional

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Rp 24 Miliar Asal Sulawesi, Ini Penjelasan Kejati Sulsel

Tepatnya di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Atto ditangkap Intelejen Kejagung, Rabu (20/11) waktu setempat.

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Rp 24 Miliar Asal Sulawesi, Ini Penjelasan Kejati Sulsel
Fahdi Fahlevi Editor - tribunnews
Atto Sakmiwata Sampetoding saat tiba di Kejagung RI, Jakarta, Kamis (21/11/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kejaksaan Agung (Kejagung) membekuk terpidana korupsi nikel asal Sulawesi, Atto Sakmiwata Sampetoding, di Malaysia.

Tepatnya di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Atto ditangkap Intelejen Kejagung, Rabu (20/11) waktu setempat.

Hal yersebut dibenarkan Plt Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, A. Usama saat dikonfirmasi, Kamis (21/11) malam.

Menurut Usama, Atto merupakan buronan asal Sulawesi. Tapi bukan masuk dalam wilayah hukum (Wilkum) Kejati Sulsel.

"Infonya seperti begitu, tapi kan dia (Atto) bukan memjadi buronan kami, dia itu kan buronannya Kejati Sultra," ungkap Usama.

Diketahui, Atto Sakmiwata Sampetoding merupakan terpidana atau buronan kasus korupsi jual beli nikel kadar rendah, 2014.

Atto resmi berstatus buronan setelah dia divonis lima tahun penjara, terkait kasus kasus yang merugikan negara Rp 24 Miliar.

Terkait penangkapan Atto ini, Kejagung melalui Kepala Pusar Penerangan Hukum (Kapuspenkum) sudah merilis kasus ini.

Buronan Atto tiba di Bandara Soekarano-Hatta sekitar pukul 08.30 Wita, pagi tadi.

Yang bersangkutan langsung dibawa tim Kajagung ke Rutan Salemba, Kejagung.

Tercatat, Atto sedianya jalani hukuman 2014 silam. Dia divonis bersalah didalam kasus jual beli nikel dengan Pemda Kolaka.

Karena saat itu, ia Atto, menjabat sebagai Managing Director PT Kolaka Mining Int. yang telah merugikan negara Rp 24 Miliar.

Atas perbuatannya, Atto dijatuhi hukuman pidana penjara lima tahun, denda Rp 500 juta dan mengganti uang Rp 24,1 Miliar.

Kejagung menyebutkan, penangkapan ini merupakan bagian dari program Tangkap Buronan (Tabur) Kekagung 2019.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved