Tribun Mamuju

Akibat Antrian Pengisian BBM, Jalan Jenderal Sudirman Mamuju Macet Total

Pantauan Tribun-Timur.com, pukul 21.30 wita. Kemacetan tersebut akibat antrian kendaraan pengisian BBM di SPBU Simbuag Mamuju.

Akibat Antrian Pengisian BBM, Jalan Jenderal Sudirman Mamuju Macet Total
nurhadi/tribunmamuju.com
Jl Jenderal Sudiman Mamuju macet akibat antrian pengisian BBM di SPBU Simbuang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kemacetan terjadi di Jl Jenderal Sudiman, Kelurahan Simboro, Mamuju, Sulbar, Kamis (21/11/2019) malam.

Pantauan Tribun-Timur.com, pukul 21.30 wita. Kemacetan tersebut akibat antrian kendaraan pengisian BBM di SPBU Simbuag Mamuju.

Akibatnya jalan Jl Jenderal Sudirman lumpuh total. Antrian didominas truk.

Salah seorang warga Ahmad mengatakan antrian kendaraan tersebut terjadi sejak memasuki malam sekitar Pukul 19.00 wita

"Dari tadi ini antri pak. Banyak sekali mobil truk yang mau isi solar,"kata Ahmad kepada Tribun-Timur.com.

Tak hanya truk tanpa kendaraan roda dua maupun mini bus antri yang ingin mengisi BBM jenis premium. Bahkan antri mengular kurang lebih satu kilometer.

Mulai dari traffic light Jl Jenderal Sudiman - Jl Nelayan hingga ke simpang empat Jl Jenderal Sudirman - Jl Marthadinata Kelurahan Simboro macet.

Bahkan kemacetan akibat antrian kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar terjadi hingga ke Jl Gatot Suboroto.

Memang sudah hampir satu BBM jenis solar mengalami kelangkaan di Mamuju. Sehingga tiap hari terjadi kemacetan di Jl Jenderal Sudiman.

Operator Solar SPBU Simbuang Mamuju Firman dikonfirmasi tiga hari lalu mengungkapkan, stok BBM jenis Solar sering kehabisan.

Kata Firman, memag beberapa pekan terakhirini SPBU Simbuang Mamuju hanya mendapat jatah 8 ton Solar.

Biasa Solar baru masuk di SPBU sore hari. Sehingga selalu terjadi antrian hingga malam.

Dikatakan, seluruh SPBU di Sulselbar mengalami hal sama. Mobil tangki satu persatu masuk di depot pertamina untuk mengisi.

"Kalau masuk 8 ton sore, biasanya kurang 24 jam itu sudah habis. Apalagi kalau banyak memang antrian, pasti cepat habis,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved