Penyerangan Sekretariat Mapala UMI

Kasus Penyerangan Sekret Mapala UMI Makassar, Polisi Sudah Kantongi Belasan Nama

Kasus Pembakaran Sekret Mapala UMI Makassar, Polisi Sudah Kantongi Belasan Nama

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Suryana Anas
Darul Amri/Tribun Timur
Karusakan Sekret UKM Mapala UMI akibat penyerangan dan pembakaran yang dilakukan kelompok bertopeng. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polrestabes Makassar mengaku, ada ratusan pelaku penyerang sekretariat UKM Mapala UMI yang bakalan ditangkap.

Hal itu ditegaskan Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Polrestabes AKBP Indratmoko kepada tribun, Rabu (20/11/2019) siang.

Indratmoko menyebutkan, pihaknya tidak main-main dalam menangkap para pelaku kriminal penganggu keamanan Makassar.

"Ini kan terkait keamanan kota Makassar, jadi mau seratus atau mau dua ratus orang yang pasti saya tangkap," kata Indratmoko.

Dalam kasus penyerangan di sekret UKM Mapala UMI, Senin (18/11/2019) petang. Pihak Polrestabes akan tangkap ratusan orang.

Dan itu dikatakan Indratmoko. Pasalnya, ratusan orang dari kelompok penyerang ini sudah diidentifikasi dari kelompok mana.

"Ya sudah kami identifikasi kelompok ini dari mana saja, tinggal di mana. Nanti kita rilis kalau ditangkap," ungkap Indratmoko.

Sebelumnya itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Yudiawan Wibisonobakui, saat ini ada beberapa nama pembakaran sekret.

"Ada belasan nama yang sudah diketahui, segera saya akan tangkap mereka, dalam waktu dekatbini," jelas Kombes Yudiawan.

Untuk itu, mantan penyidik senior KPK ini meminta agar pihak penyidik diberi waktu untuk mengungkap pelaku pembakaran.

Sebelumnya, sekitar ratusan orang pakai penutup wajah melakukan penyerangan ke UMI, kemudian membakar sekret Mapala.

Yudiawan menyebutkan, kelompok OTK tersebut menyerang dan membakar alat-alat atau fasilitas di sekret UKM Mapala.

Selain menyerang dan membakar di UKM Mapala. Massa yang diektahui berjumlah ratusan orang, sempat menyisir kampus.

Penyisiran ini dilakukan dibeberapa lokasi, seperti disamping gedung Audotorium Al Jibra dan sampai masuk Fakultas Hukum.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved