Sertifikat Nikah

Sertifikat Nikah Kebijakan Baru Era Jokowi Jilid 2 Menuai Pro & Kontra, Kamu Setuju? Simak Faktanya

Sertifikat Nikah Kebijakan Baru Era Jokowi Jilid 2 Menuai Prokontra, Kamu Setuju? Simak Fakta-faktanya

Sertifikat Nikah Kebijakan Baru Era Jokowi Jilid 2 Menuai Pro & Kontra, Kamu Setuju? Simak Faktanya
instagram
Ilustrasi Prokontra Sertifikat Nikah 

Sertifikat Nikah Kebijakan Baru Era Jokowi Jilid 2 Menuai Prokontra, Kamu Setuju? Simak Fakta-faktanya

TRIBUN-TIMUR.COM - Rencana pemerintahan Jokowi - KH Maruf Amin menerbitkan Sertifikat Nikah bagi mereka yang berniat melangkah ke jenjang pernikahan menuai pro dan kontra.

Yang kontra menilai pemerintah terlalu jauh mencampuri urusan pernikahan.

Yang setuju menyebut kebijakan ini akan mencegah pernikahan dini dan meningkatkan kualitas pernikahan.

Wajib Sertifikat Layak Kawin untuk Calon Pengantin di Seluruh Indonesia 2020, ini Cara Mengurusnya

Aturan Baru Nikah di Era Jokowi Jilid 2 Jangan Harap Dapat Surat Nikah Jika Tak Punya Sertifikat Ini

Salah satu yang kontra kebijakan Sertifikat Nikah datang dari Aktivis Aliansi Masyarakat Indonesia (AMAN) Tommy Indian.

Tommy Indian mengkritik rencana pemerintah untuk membuat program sertifikasi kawin sebagai syarat pernikahan.

Menurut Tommy, hal ini sulit diterapkan ke masyarakat adat.

Ia menilai, negara telah melakukan intervensi terlalu jauh dengan mencanangkan program ini.

"Negara intervensi terlau jauh. Kan ada empat hal, pengakuan masyarakat adat, wilayah adat. Di wilayah ada hutan, hak wilayah. Lalu hukum adat dan hal-hal lain yang masih berlangsung di situ seperti ritual agama identitas perkawinan," kata Tommy usai sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019).

Menurut Tommy, jika program ini direalisasikan, muncul potensi terjadinya perbenturan di lingkungan masyarakat adat.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved