Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jaringan Gas Rumah Tangga Wajo Tak Sentuh Pitumpanua-Keera? Ini Kata Anggota DPRD

Dia legislator asal Partai Gerindra, Herman Arif yang menyebut Pemerintah Kabupaten Wajo mestinya juga memperhatikan sejumlah kecamatan untuk jargas.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Ansar
Humas DPRD Wajo
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Herman Arif. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Legislator Kabupaten Wajo angkat bicara sekaitan tak meratanya jaringan gas rumah tangga.

Dia legislator asal Partai Gerindra, Herman Arif yang menyebut Pemerintah Kabupaten Wajo mestinya juga memperhatikan sejumlah kecamatan untuk jargas.

"Pemda Wajo juga harus perhatikan di bagian Pitumpanua dan Keera untuk penambahan jargas berikutnya," katanya, Senin (18/11/2019).

Lawan Persipura Jayapura, Ketua LAJ Malili: PSM Wajib Menang

Dituding Selingkuh, Pria Asal Mamasa Aniaya Istri saat Boncengan, Pelaku Kabur dan Buron

Hingga Oktober 2019, Realisasi Solar Subsidi untuk Sulseltra Capai 548 Juta Liter

Sebab, potensi gas alam di Kabupaten Wajo sesungguhnya bisa mengcover seluruh rumah tangga yang ada di Kabupaten Wajo apabila dimaksimalkan.

Kabupaten Wajo yang merupakan salah satu kabupaten penghasil gas alam, yang dikelola oleh PT Energi Equity Epic memiliki kapasitas 60 MMSCFD.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Wajo mendapatkan jatah 5% dari produksi gas alam untuk dimanfaatkan dan 1% diantaranya diperuntukkan untuk jargas.

Data yang dipaparkan sewaktu peresmian, baru sekitar 0,3% yang terealisasi.

 Lawan Persipura Jayapura, Ketua LAJ Malili: PSM Wajib Menang

 Dituding Selingkuh, Pria Asal Mamasa Aniaya Istri saat Boncengan, Pelaku Kabur dan Buron

 Hingga Oktober 2019, Realisasi Solar Subsidi untuk Sulseltra Capai 548 Juta Liter

Daerah yang baru tersentuh jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Wajo adalah Kecamatan Tempe dan Kecamatan Tanasitolo.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) rencananya menambah kuota jargas di Kabupaten Wajo menjadi 5.700 unit.

Sementara, saat ini jargas yang ada di Kabupaten Wajo pasca pemasangan 2.000 unit 2019 ini adalah 3.865 unit.

Anggota Komisi II tersebut menekankan, apabila Pemda Wajo tak jua memaksimalkan potensi jargas untuk Kabupaten Wajo bagian utara, alangkah baiknya dimekarkan saja.

"Kalau memang Pemda tidak mau perhatikan, biarkan kami di Wajo utara berkembang sendiri, kita punya potensi," kata legislator asal Kecamatan Pitumpanua. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved