Begini Kronologi Lengkap Paman Penggal Kepala Ponakan di Gowa

Kasus pembunuhan sadis ini bermula ketika korban Daeng Sampara (40) tahun, mendatangi lahan yang bersengketa, Senin (11/11/2019) lalu.

Begini Kronologi Lengkap Paman Penggal Kepala Ponakan di Gowa
ari/tribungowa.com
Kapolres Gowa AKBP Boy Samola memimpin rilis kasus pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gowa, mengungkap kronologi lengkap kasus paman penggal kepala ponakan di Kecamatan Biringbulu.

Kasus pembunuhan sadis ini bermula ketika korban Daeng Sampara (40) tahun, mendatangi lahan yang bersengketa, Senin (11/11/2019) lalu.

Rilis pengungkapan kasus pembunuhan sadis ini berlangsung di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Senin (18/11/2019) siang tadi.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengungkapkan, bahwa korban awalnya datang untuk mencari kemiri.

Usai Isap Sebatang Rokok, Warga Taeng Gowa Meninggal Dunia, Jenazahnya Ditandu Pakai Sarung

BREAKING NEWS: Jenazah Warga Pallangga Gowa Ditandu Gunakan Sarung Sejauh 1 Km

Namun, ia bertemu tantenya yang merupakan istri pelaku di lokasi tersebut.

Korban rupanya menjawab hendak mengambil tanah yang dikuasai oleh pelaku.

"Setelah bertanya dengan istri pelaku, korban turun dari bukit untuk menemui pelaku. Bahkan mengatakan ingin membunuh pelaku," kata Boy di Polres Gowa, Senin (18/11/2019) siang.

Korban memulai kekerasan lebih dahulu. Ia melempari pelaku dengan batu sebanyak lima kali.

Saat batu mengenai kaki kanan serta kepala, lalu pelaku terjatuh.

Kemudian pelaku mengambil parang yang ada di depannya, dan terjadi perkelahian hingga keduanya terjatuh ke tanah.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved