Pegiat Literasi Sulsel Diundang jadi Pembicara FGD Perpustakaan Nasional

Undangan itu ditandatangani Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Dra. Sri Sumekar, M.Si,

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perpustakaan Nasional RI akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapat masukan-masukan dalam rangka penyusunan rencana teknokratik Rencana Strategis (Renstra) Perpustakaan Nasional RI 2020-2024.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri PPN/Bappenas Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Strategis Kementerian/Lembaga Tahun 2020-2024.

Pada FGD itu, Perpustakaan Nasional RI mengundang salah seorang tokoh pegiat literasi Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK), sebagai salah satu narasumber. 

Pegiat literasi Sulsel Bachtiar Adnan Kusuma mendirikan komunitas baca yang melibatkan anak-anak.
Pegiat literasi Sulsel Bachtiar Adnan Kusuma mendirikan komunitas baca yang melibatkan anak-anak. (HANDOVER)

BAK akan membawakan materi berjudul “Pemikiran untuk Renstra Perpustakaan Nasional RI Tahun 2020-2024."

Undangan itu ditandatangani Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Dra. Sri Sumekar, M.Si, tertanggal 15 November 2019.

YOSS Ragu Gubernur Nurdin Abdullah Serius Renovasi Stadion Mattoanging, Rp 200 M hanya untuk Memoles

Helloooo, Mulai 22 November Tarif Tol Makassar Golongan I Naik Rp 1000

Lima Film Bioskop Ini Akan Menghibur Akhir Pekanmu! dari Midway Hingga Bike Boyz

Narasumber lainnya adalah Dr Hadiat, M.A. Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas dengan judul “Rancangan Teknokratik RPJMN Perpustakaan Nasional RI 2020-2024.”

Kemudian Dr. Joko Santoso, M.Hum yang menjabat Kepala Biro Hukum dan Perencanaan yang akan membawakan materi berjudul “Rancangan Awal Rentsra Perpustakaan Nasional RI 2020-2024.”

Kegiatan nasional ini akan berlangsung di Swiss-Belhotel Makassar, Jl Ujungpandang, Kamis (21/11/2019).

Pesertanya 13 kepala dinas (kadis) perpustakaan provinsi dari Bali, Maluku, Papua, Papua Barat, NTB, NTT Gorontalo, Sulut, Sultra, Sulteng, Sulbar, dan Sulsel.

Sebanyak 24 kadis perpustakaan dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, kepala SMA dan SMP negeri/swasta, dan kepala perpustakaan PTN/PTS.

Sesuai rilis yang diterima Tribun Timur, Jumat (15/11), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan, SH, MH akan membuka dan memberi pengantar diskusi.

Setelah acara pembukaan, dilanjutkan FGD dengan moderator Dr Adin Bondar, M.Si.

BAK yang juga tenaga ahli Komisi E DPRD Sulsel menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI yang memberinya kesempatan untuk memberikan masukan-masukan strategis.

Terutama pembudayaan gemar membaca dan menulis yang melibatkan unsur masyarakat.

“Pembudayaan gemar membaca dan menulis adalah tanggungjawab kolosal. Tanggungjawab masyarakat, bukan hanya tanggungjawab pemerintah pusat dan daerah,” katanya, Jumat (15/11).

Pada momen FCD, ia akan menitipkan program-program strategis.

Terutama menjadikan membaca dan menulis sebagai gerakan budaya, gerakan kolosal, gerakan simultan yang harus tumbuh dari keluarga, masyarakat, serta lembaga pendidikan formal dan non-formal. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved