Aliran Sesat Menyebar di Mamuju? Reaksi Bupati Hingga Sebut Pihak Berwajib

Belakangan dugaan aliran sesat menyebar di Kabupaten Mamuju. Gurunya diketahui bernama Abdul Rosyid, para pengikut membayar sekitar Rp 500-800 ribu.

Aliran Sesat Menyebar di Mamuju? Reaksi Bupati Hingga Sebut Pihak Berwajib
Nurhadi/tribun-mamuju.com
Bupati Mamuju Habsi Wahid ditemui di Rujabnya, Sabtu (16/11/2019) pagi. 

"Apalagi jika bersentuhan dengan masyarakat yang pengetahuannya tidak cukup untuk menelaah mana benar dan tidak benar. Itu akan bahaya,"ucapnya.

"Bukan hanya pemerintah. Tapi tentu seluruh elemen termasuk masyarakat harus ikut mengawasi dan mewaspadai aliran kepercayaan yang baru,"sambungnya.

Menurut Bupati jika semua elemen sepakat mengatakan itu sesat. Keluar dari umumnya yang diatur dalam agama harus diserahkan kepada pihak yang berwajib.

"Kalau tidak disikapi, ditakutkan mengganggu kerukunan. Karena ketika ada satu aliran kepercayaan yang tidak diterima masyarakat luas, tentu secara psikologi pasti terganggu,"tuturnya.

Bupati juga mengaku sudah mengikuti perkembangan polemik dugaan aliran sesat ini lewat media. Sehinga menurutnya susah seharusnya pihak terkait mengambil langkah.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved