Kapolda Sulbar Harap Pengguna Sosmed Tak Ikut Sebar Foto Pelaku Bom Bunuh Diri

Kapolda Sulbar Harap Pengguna Sosmed Tak Ikut Sebar Foto Pelaku Bom Bunuh Diri

Kapolda Sulbar Harap Pengguna Sosmed Tak Ikut Sebar Foto Pelaku Bom Bunuh Diri
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar didampingi salah seorang ajudan saat memimpin apel di halaman Ditlantas Polda. (nurhadi/tribun) 

Kapolda Sulbar Harap Pengguna Sosmed Tak Ikut Sebar Foto Pelaku Bom Bunuh Diri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, angkat bicara pasca ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) lalu.

Kapolda Sulbar berharap seluruh elemen masyarakat pengguna media sosial tidak menyebarluaskan foto maupun video korban bom bunuh.

"Para pelaku teror sengaja untuk membuat rasa takut pada masyarakat, dengan beredarnya foto dan video yang dimaksud," kata Baharudin Djafar.

Masyarakat Kini Dapat Adukan Polisi Lewat Website Irwasda Polda Sulbar

Kondisi Terkini 6 Korban Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan: 4 Polisi & 2 Warga Sipil

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu berharap, menghapu dan tidas share foto-foto dan video tersebut, agar tak menimbulkan resah di masyarakat.

Baharudin mengungkapkan, tujuan teroris melakukan bom bunuh diri memang untuk membuat teror, ancaman dan menimbulkan rasa takut kepada seluruh masyarakat.

"Untuk itu jangan disebarluaskan aksi-aksi mereka, agar tidak berdampak pada kondutifitas kamtibmas di wilayah,"kata dia.

Ia menjelaskan, penyebaran konten video yang mengandung aksi kekerasan adalah perbuatan yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Pada Pasal 29 itu berbunyi, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi diancam pidana paling lama empat tahun penjara dan denda Rp 750 Juta,"katanya.

"Intinya jangan menyebar hal-hal yang hanya memberikan dampak yang lebih buruk, semua aksi kejahatan serahkan pada kepolisian dan satuan lainnya, yang diberikan amanah menjaga keamanan di negeri ini, jangan takut namun tetap waspada,"sambungnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved