Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Segini Jumlah Pengguna Asuransi Nelayan di Pangkep, Ini Keunggulannya

Segini Jumlah Pengguna Asuransi Nelayan di Pangkep, Ini Keunggulannya. Mereka menikmati fasilitas ini mulai tahun 2017, 2018 hingga 2019.

Tayang:
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida. 

Segini Jumlah Pengguna Asuransi Nelayan di Pangkep, Ini Keunggulannya

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Sudah tiga tahun, sembilan ribu nelayan di Kabupaten Pangkep menikmati fasilitas kartu Asuransi Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Mereka menikmati fasilitas ini mulai tahun 2017, 2018 hingga 2019.

Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida mengaku dari sembilan ribu, kartu Asuransi Nelayan ini sudah ada yang mengklaim dan langsung dibayarkan oleh pihak asuransi.

 Aturan Baru Nikah di Era Jokowi Jilid 2 Jangan Harap Dapat Surat Nikah Jika Tak Punya Sertifikat Ini

 Pendaftaran CPNS: Login di https://sscasn.bkn.go.id sscn.bkn.go.id, 6 Kementerian Terima Lulusan SMA

 Ahok Jadi Dirut PLN atau Pertamina Usai Temui Erick Thohir? Bocoran Luhut Panjaitan, Tunggu Jokowi

"Sudah ada lima persen yang mengklaim jadi sekitar 15 an orang, ada yang kecelakaan laut dibayarkan asuransinya berkisar dari Rp 150 juta hingga Rp 200 juta per nelayan," ujarnya kepada TribunPangkep.com, Kamis (14/11/2019).

Kartu asuransi nelayan ini setiap tahun diperbaharui dan pembayarannya langsung kementerian yang menangani.

"Pembayaran itu Rp 175 ribu per tahun dan ditangani oleh semua kementerian yang penggunanya tersebar di empat kecamatan yakni kecamatan Liukang Kalmas, Tangayya, Tupabiring dan Tupabiring Utara, dan sebagian wilayah pesisir di daratan," jelasnya.

Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida.
Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida. (TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI)

Andi Farida menyebut, ada dua kartu asuransi untuk nelayan di Kabupaten Pangkep.

Dua kartu tersebut yakni kartu asuransi nelayan dan kartu asuransi pembudidaya.

"Asuransi pembudidaya diberikan kepada yang gagal panen di bawah 5 hektare, dengan pengklaiman ikannya ada penyakit. Itu dilaporkan dan pihak asuransi turun mengecek serta membayarkannya," tambahnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved