Beralih ke Elpiji, Dg Taba Nelayan Asal Takalar Ini Bisa Beli Perahu Sendiri

Beralih ke Elpiji, Dg Taba Nelayan Asal Takalar Ini Bisa Beli Perahu Sendiri

Beralih ke Elpiji, Dg Taba Nelayan Asal Takalar Ini Bisa Beli Perahu Sendiri
Pertamina MOR VII
Dg Taba (55) nelayan asal Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan bercerita bagaimana ia bisa menekan modal dari bahan bakar mesin kapal nelayannya hingga Rp 84.500 

Namun setelah mendapat konverter kit dari Kementerian ESDM pada September 2018, ia ketagihan pakai Elpiji 3 Kg untuk melaut.

"Pakai Elpiji, saya bisa melaut kadang-kadang dipakai pergi-pulang total 24 mil cuma habis 1 tabung Elpiji, saya hitung-hitung lebih hemat sekitar Rp 84.500 sekali melaut," kata Daeng Taba kala iu.

Setahun ke mudian, kala dihubungi via telepon. Daeng Taba kini bisa punya kapal sendiri. Sebelumnya, masih kerja sama dengan pemilik kapal. Sehingga hasil tangkapan plus modal Elpiji 3 Kg dibagi setengah.

Bayangkan, selama sebulan rerata ia 23 kali melaut. Dalam sebulan itu saja, ia bisa menghemat sekitar Rp 1,94 juta dengan Elpigi 3 kg. Setahun bisa Rp 23,32 juta.

Namun itu kalkulasi kotor bila tangkapannya sesuai ekspektasi. Namun dari setahun itu, ia bisa membeli perahu nelayan ukuran 3 Gross Tonnage (GT) seharga Rp 20 jutaan.

"Terima kasih atas peralatan dan mesin yang diberikan Kementerian ESDM bersama Pertamina," ujarnya.

Selama setahun, kendala yang ia hadapi tentu ada. Utamanya pasokan gas Elpigi 3 kg. Namun Pertamina telah melakukan kalkulasi, jumlah kebutuhan Elpiji 3 kg untuk nelayan Takalar diestimasi sebesar 7.633 tabung per bulan.

Seperti diketahui, Pada 2016, 2017 dan 2018 telah dibagikan masing-masing 5.473 unit ke 10 kabupaten/kota, 17.081 unit ke 28 kabupaten/kota dan 25 ribu paket konverter kit ke 53 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program tersebut pun berlanjut tahun ini. Supervisor Communication & Relations Pertamina MOR VII Ahad Rahedi mengatakan, khusus di tahun ini pembagian paket Konventer Kit secara gratis ditujukan di 38 Kabupaten/Kota di Indonesia.

"Jumlah paket Konventer Kit di 13.305 unit. Khusus di Sulawesi ada 9 Kabupaten/Kota. Dimana Sulsel ada empat kabupaten. Yakni Bantaeng, Maros, Bone dan Wajo," ujar Ahad.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved