Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

ILC TV One

Karni Ilyas Posting Topik ILC TV One Bahas Anies Baswedan, Apa Rocky Gerung dan Mahfud MD Diundang?

Karni Ilyas Posting Topik ILC TV One Bahas Anies Baswedan, Apa Rocky Gerung dan Mahfud MD Diundang?

Tayang:
Editor: Mansur AM
Tribunnews
Karni Ilyas Posting Topik ILC TV One Bahas Anies Baswedan, Apa Rocky Gerung dan Mahfud MD Diundang? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Karni Ilyas Posting Topik ILC TV One Bahas Anies Baswedan, Apa Rocky Gerung dan Mahfud MD Diundang?

Presiden ILC TV One Karni Ilyas mengunggah Topik ILC TV One Selasa (12/11/2019) malam ini.

Temanya soal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Apakah Rocky Gerung dan Mahfud MD dua bintang ILC TV One diundang?

"Dear Pencinta ILC, diskusi kita Selasa Pkl 20.00 WIB, berjudul "Anies Tak Henti Dirundung Tuduhan." Selamat menyaksikan. #ILCAniesDirundungTuduhan" tulis Karni Ilyas.

Rocky Gerung Kritik Mahfud MD

Dua bintang ILC TV One Rocky Gerung dan Mahfud MD dikenal bersahabat.

Namun belakangan Rocky Gerung kerap melayangkan kritik ke Mahfud MD.

Tak lama setelah terangkat jadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Mahfud MD mendapat kritik dari Rocky Gerung.

Pengamat politik Rocky Gerung mengungkap kritikannya pada pernyataan-pernyataan Mahfud MD yang tampak vokal.

Hal itu diungkapkan Rocky Gerung melalui channel resmi YouTubenya Rocky Gerung Official pada Senin (11/11/2019).

 Delon Nikahi Janda Tajir Aida Chandra, Dulu Dicerai Yeslin Usai Hobi Judi Sampai Utang Segini Banyak

 LENGKAP! Video Penampilan Claudia Emmanuela Santoso The Voice of Germany 2019, Audisi Hingga Juara

Rocky Gerung menilai bahwa pernyataan-pernyataan Mahfud MD di media dapat membuat bumerang bagi dirinya sendiri.

Rocky Gerung menilai Mahfud MD saat ini tengah menikmati sorotan publik.

Namun, politisi yang juga akademisi ini menyayangkan pernyataan Mahfud MD yang dinilai dapat menimbulkan kontroversi.

"Pak Mahfud lagi nikmatin kamera publik, jadi apa saja yang bisa jadi headline dia ucapkan dan itu sebetulnya kurang cerdas," ungkap Rocky Gerung.

Pasalnya, Rocky Gerung menilai bahwa pernyataan-pernyataan Mahfud MD bisa berujung layaknya boomerang di dalam dunia politik Istana.

"Karena dia Menkopolhukam yang seharusnya bisa memprediksi apakah ucapannya itu akan jadi kontroversi atau jadi backfire effect pada proses-proses politik di Istana," katanya.

 Perkuat Lini Pertahanan, Juventus Siap Bajak Gianluigi Donnarumma dari AC Milan

 Dirut RS Labuang Baji Makassar Klarifikasi Kasus Pasien Ditahan karena Tak Punya Biaya

"Tapi ya udah, karena itu mungkin bagian dari kenikmatan Pak Mahfud ya silahkan saja," sambung Rocky Gerung.

Lantas, Mantan Pengajar Universitas Indonesia ini memprediksi bahwa nantinya Mahfud MD bisa menbocorkan sejumlah rahasia istana yang bisa dinikmati publik dan menjadi bahan berita media.

Lihat videonya mulai menit ke-5:20:

"Saya menduga atau memprediksi bahwa kalimat-kalimat ini atau isu-isu semacam ini yang sebetulnya bisa di-contain dalam kabinet saja itu akan bocor."

"Jadi mungkin pers bergembira tuh bocoran-bocoran kekacauan kabinet akan diperoleh dari Pak Mahfud," ungkap Rocky Gerung.

Mahfud MD Tantang Debat 

Paham radikalisme menimbulkan pandangan-pandangan di masyarakat.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan usahanya untuk memberikan penjelasan soal radikalisme secara jelas.

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club pada Selasa (5/11/2019), Mahfud MD menjelaskan dirinya sudah memberikan pemahaman soal radikalisme sejak dirinya belum menjadi Menkopolhukam.

 Karyawan PT SMS Finance di Sulsel, Ramaikan Family Gathering di Toraja, Ini Kegiatan yang Dilakukan?

 SPOILER! Ini Jalan Cerita Inception, Film Peraih Oscar Dibintangi Leonardo DiCaprio, Tayang Besok

Hal itu dilakukan Mahfud MD demi menyamakan pengertian soal radikalisme.

"Deradikalisasi misalnya begini kita perkuat pelajaran Pancasila, kita datangi pesantren."

"Saya datang ke pesantren-pesantren sebelum jadi Menkopolhukam."

"Saya tuh punya lembaga MMD inisiatif, punya gerakan suluh kebangsaan bukan dengan biaya negara, datang ke pesantren-pesantren, kampus-kampus dalam menyamakan persepsi," kata Mahfud MD.

Mahfud MD membantah pemerintah tidak memperbolehkan masyarakatnya untuk berpikir radikalisme.

Namun, Mahfud MD menjelaskan tiap jenis gerakan radikalisme ada tindakannya masing-masing.

 Suami Izinkan Istri Sah Berzina dengan Pria Lain Tiap Malam, Berakhir Tragis Setelah Hamil 8 Bulan

 229 Taruna Tingkat Akhir Polimarim Ujian Karya Tulis Ilmiah Terapan, Segini yang Raih Nilai A?

"Apakah tidak boleh berfikir? Boleh."

"Maka ada tiga tindakan tadi kalau takfiri kita larang itu bisa ujaran kebencian," katanya.

Sedangkan khusus gerakan radikalisme melalui politik ideologis maka Mahfud MD akan menangkalnya dengan adu wacana.

"Kalau jihadis itu kriminil berat nah kalau wacana politik ideologis kita lawan dengan wacana kan selalu saya melawan dengan wacana," kata dia.

Ia lantas menentang orang-orang yang memiliki pandangan berbeda soal radikalisme untuk berdebat.

"Ayo mau bicara, apa teorinya? Apa dalilnya, kan selalu begitu," tegas dia.

 SPOILER! Ini Jalan Cerita Inception, Film Peraih Oscar Dibintangi Leonardo DiCaprio, Tayang Besok

 Sinopsis Homefront, Tayang Malam Ini di Bioskop TransTV, Dibintangi Jason Statham dan Winona Ryder

Ia menegaskan sekali lagi, orang boleh berwacana soal radikalisme.

Sehingga, jangan menuduh pemerintah antikebebasan bagi rakyatnya yang ingin bersuara.

Lihat videonya sejak menit ke-6:21:

"Boleh berwacana tetapi jangan dibilang kalau membuat kontra wacana seperti saya, kalau dibilang antikebebasan, enggak."

"Mereka boleh bicara, tapi saya juga harus boleh bicara membantah," tegas Mahfud MD.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul "Rocky Gerung Kritisi Pernyataan-pernyataaan Mahfud MD di Media: Mahfud Lagi Nikmati Kamera Publik"

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved