Pelanggaran Lalulintas di Wilayah Hukum Polda Sulbar Meningkat Drastis, 4 Meninggal Dunia

Hal tersebut berdasarkan hasil operasi Zebra 2019 Polda Sulbar sejak 23 Oktober - 5 November 2019 yang dirilis menunjukan adanya peningkatan yang sang

Nurhadi/tribunsulbar.com
Direktorat Lalulintas Polda Sulbar rilis angka pelanggaran lalulintas selama operasi Zebra Siammasei 2019 di Aula Ditlantas Jl Ahmad Kirang Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Angkat pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat alami peningkatan drastis di Tahun 2019.

Hal tersebut berdasarkan hasil Operasi Zebra 2019 Polda Sulbar sejak 23 Oktober - 5 November 2019 yang dirilis menunjukan adanya peningkatan yang sangat signifikan.

Rektor Unismuh Makassar Hadiri Penandatangan MoU LPTK Penyelenggara PPG Prajabatan 2019

Pendaftaran CPNS Dibuka Hari Ini, Begini Persiapan BKDD Enrekang

Perbandingan data pelanggaran dan kecelakaan tahun 2018 dan tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 500 kasus.

Di tahun 2018 tercatat 1.267 dan tahun 2019 meningkat sebanyak 1.767 kasus.

Sementara untuk data kecelakaan naik 18 kasus dimana pada tahun 2018 hanya 1 (satu) kejadian sedangkan.

Di tahun ini kecelakaan melonjak menjadi 19 kasus ditambah dengan korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 4 orang, luka ringan 25 orang dan kerugian materil sebanyak Rp 35 juta.

Direktorat Lalulintas Polda Sulbar rilis angka pelanggaran lalulintas selama operasi Zebra Siammasei 2019 di Aula Ditlantas Jl Ahmad Kirang Mamuju.
Direktorat Lalulintas Polda Sulbar rilis angka pelanggaran lalulintas selama operasi Zebra Siammasei 2019 di Aula Ditlantas Jl Ahmad Kirang Mamuju. (Nurhadi/tribunsulbar.com)

Wadir Lantas Polda Sulbar AKBP Yong Ferrydjon mengatakan, hal itu disebabkan bebeberapa faktor, diantaranya kurangnya kesadaran hukum pada pemakai jalan untuk mentaati peraturan lalu lintas.

"Ditambah lagi sarana dan prasarana jalan yang kurang memadai, sedangkan jumlah pertumbuhan penduduk untuk Provinsi Sulbar semakin meningkat,"ujarnya.

Ramai Kabar Darije Out, MO PSM Makassar: Pelatih Ikut Ji ke Balikpapan

Terungkap Motif Pelaku Pembunuhan Sadis di Biringbulu Gowa, Masih Keluarga Dekat

AKBP Yong menambahkan, hal itu perlu pembenaham sebab salah satu indikator terciptanya revolusi mental adalah kondisi lalu lintas yang tertib dan lancar.

Menurutnya, lalulintas sebagai urat nadi kehidupan sangatlah penting dalam menunjang kehidupan suatu negara. Lalu lintas juga merupakan cerminan suatu negara.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved