Mamasa Kekurangan 1050 Tenaga Guru, Kadis Pendidikan Bilang Begini
Hal itu disebutkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa, Muh Syukur ketika ditemui diruang kerjanya Senin (11/10/2019) siang tadi.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Ansar
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) masih sangat kekurangan sebanyak 1050 guru.
Hal itu disebutkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa, Muh Syukur ketika ditemui diruang kerjanya Senin (11/10/2019) siang tadi.
Menurut Syukur, dengan jumlah itu, Mamasa dinyatakan masih sangat kekurangan tenaga pengajar.
Menangangani persoalan itu, Muh Syukur mengatakan, sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), dilakukan pengangkatan tenaga kontrak setiap tahun.
• Kapolres Pangkep yang Baru Tiba di Mapolres, Personel Lakukan ini
• Honda ADV 150 Terjual 23 Unit Per Hari di Area Astra Motor Makassar
Namun ia katakan, tahun 2020 sesuai wacana menteri pendidikan yang baru, tidak ada lagi guru pengajar yang berstatus tenaga kontrak.
Ia menuturkan, berdasarkan wacana itu, tidak ada lagi guru yang mengajar jika tidak memperoleh penghasil yang layak, minimal setara upah minimum provinsi (UMP).
Dengan begitu lanjut dia, soal tenaga guru di Mamasa, ia mengaku akan melalukan pengkajian ulang, selama belum ada ketetapan dari kementerian.
"Jadi tahun depan, akan ada pengangkatan PNS terhadap guru kontrak, paling tidak P3K," katanya.
• Kapolres Pangkep yang Baru Tiba di Mapolres, Personel Lakukan ini
• Honda ADV 150 Terjual 23 Unit Per Hari di Area Astra Motor Makassar
Dengan kekurangan itu, ia berharap kebijakan pengangkatan tenaga kontrak mendahului pengangkatan PNS atau P3K oleh kementerian.
Laporan wartawan @sammy_rexta
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-mamasa-muh-syukur-d.jpg)