Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Link https:// sscasn.bkn.go.id untuk Pendaftaran CPNS 2019 Kemenkumham - Kemenag, Formasi, Bisa SMA

Link https:// sscasn.bkn.go.id untuk pendaftaran CPNS 2019 Kemenkumham - Kemenag, formasi, bisa lulusan SMA

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
SSCN.BKN.GO.ID
Klik https:// sscasn.bkn.go.id untuk pendaftaran CPNS 2019 Kemenkumham - Kemenag, formasi, bisa lulusan SMA. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Link https:// sscasn.bkn.go.id untuk pendaftaran CPNS 2019 Kemenkumham - Kemenag, formasi, bisa lulusan SMA.

Jangan lupa akses situs https:// sscasn.bkn.go.id untuk pendaftaran CPNS 2019 .

Portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara ( SSCASN) https:// sscasn.bkn.go.id pada Senin (11/11/2019) pagi telah dibuka.

Dalam keterangan tertulis yang dirilis oleh Badan Kepegawaian Negeri ( BKN ) mengumumkan bahwa pelamar baru bisa mendaftar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) pada pukul 23.11 WIB.

"Calon pelamar silakan akses informasi mengenai formasi masing-masing instansi yang akan di-update setiap satu jam sekali. Sementara untuk pendaftaran daring (online) baru dapat dilakukan mulai pukul 23.11 WIB," ujar Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Paryono.

Sebelum melakukan pendaftaran, pihak BKN menganjurkan para pelamar agar membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang tertuang pada portal SSCASN.

Selain itu, pihak BKN membuka portal untuk menampung seluruh pertanyaan pelamar CPNS yang alami kendala maupun soal persyaratan.

"Jika pelamar menemui masalah atau kurang memahami penjelasan yamg tersedia, silakan buka kanal Frequently Asked Question (FAQ) dalam portal yang menyediakan jawaban atas persoalan yang umumnya menjadi kendala pelamar," katanya.

Dalam portal SSCASN atau https:// sscasn.bkn.go.id juga ditayangkan daftar formasi CPNS yang mencakup nama instansi, jabatan, lokasi, pendidikan, jenis formasi, dan jumlah formasi.

Hal itu termuat pada kolom layanan informasi yang terletak di kanan atas halaman pertama portal.

"Silakan pelamar pahami betul alur pendaftaran dan tata cara registrasi di portal SSCASN dengan mengunduh Buku Petunjuk Pendaftaran CPNS 2019 pada kolom Alur di portal," katanya mengimbau.

Selain layanan FAQ, portal SSCASN juga menyediakan layanan helpdesk daring yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan mulai hari ini.

Layanan helpdesk luring ( offline ) tersebut dipusatkan di Kantor Pusat BKN dan Kantor Regional BKN.

Pendaftaran daring atau online CPNS tersebut akan dibuka hingga 24 November 2019, yang dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 16 Desember.

Masa sanggah terhadap hasil seleksi administrasi dibuka 16-19 Desember dan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman masa sanggah pada 26 Desember.

Sebelumnya BKN telah mengingatkan, pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada Seleksi Administrasi akan diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pascapengumuman dan instansi diberikan waktu maksimal 7 hari untuk menjawab sanggahan tersebut.

Guna menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan.

"Perlu kembali kami ingatkan kepada calon pelamar agar waspada terhadap oknum penipuan. Seleksi CPNS diselenggarakan dengan transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Tidak ada satupun yang bisa lolos tanpa mengikuti seleksi," katanya.

Kemenkumham

Instansi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham ) membuka 4.598 formasi yang terdiri dari 87 formasi cumlaude, 19 formasi disabilitas, 180 fomasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat, serta 4.312 formasi umum.

Berbeda dari kebanyakan instansi, pad tahun ini, Kemenkumham menyediakan alokasi khusus bagi pelamar lulusan SMA/SMK/MA sederajat.

Khusus untuk pelamar lulusan SMA/SMK/MA, Kemenkumham mengalokasikan 3.532 formasi dengan 2.875 formasi disediakan untuk jabatan penjaga tahanan serta 101 formasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat.

Lulusan SMA/MA/SMK juga bisa mendaftar pada jabatan Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana/Pemula dengan jumlah formasi sebanyak 657.

Selain itu, Kemenkumham juga membuka lowongan bagi Diploma III, Sarjana/S-1/D-IV, dan dokter.

Sementara seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Kemenkumham terbagi menjadi beberapa tahap, mulai dari seleksi administrasi, verifikasi berkas asli, seleksi komputer dasar (SKD) dengan Computer Assited Test (CAT), serta seleki kompetensi bidang.

Kemenag

Instansi Kementerian Agama RI ( Kemenag ) yang paling banyak membuka lowongan CPNS, yakni 5.815 lowongan, diikuti Kejaksaan Agung 5.203 lowongan, Kemenkumham 4.598 lowongan, Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) 2.205 lowongan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) 2.196 lowongan.

Kemudian, Sekretariat Mahkamah Agung 2.104 lowongan, Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) 1.244 lowongan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 1.180 lowongan.

Selebihnya, sebanyak 60 kementerian/lembaga membuka puluhan hingga ratusan lowongan.

Kementerian/lembaga dengan lowongan paling sedikit yakni Kementerian Riset dan Teknologi dan Kementerian Pemuda dan Olahraga yakni masing-masing hanya 11 lowongan.

Kemudian, Kementerian Badan Usaha Milik Negara 25 lowongan.

Selain di tingkat pemerintah pusat, seleksi CPNS juga dibuka untuk 462 instansi pemerintah daerah, dengan jumlah lowongan yang ditawarkan yakni 114.861 lowongan.

Namun, pendaftaran CPNS Kemenag, Kejaksaan Agung ( Kejagung ), Kementerian BUMN, dan Kemneterian Keuangan ( Kemenkeu ) dundur dengan alasan perbaikan data.

Pada seleksi CPNS 2019, pemerintah mengalokasikan 197.111 formasi.

Rinciannya, 37.854 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan 159.257 formasi pada 462 pemerintah daerah.

Ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus.

Formasi khusus meliputi cum laude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi pusat dan daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua dan Papua Barat, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada instansi pusat.

Formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya.

Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi).

Seperti halnya pada penerimaan CPNS sebelumnya, setiap pelamar hanya dapat melamar pada satu formasi di satu instansi.

Lantas bagaimana syarat dan alurnya?

Syarat Umum

1. Warga negara Indonesia.

2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Minimal berusia 18 tahun dan maksimal berusia 35 tahun saat melamar.

4. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan tersendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

6. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia ( TNI ), atau anggota Kepolisian Republik Indonesia ( Polri ).

7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat politik praktis.

8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan yang akan dilamar.

9. Sehat jasmani dan rohani sesuai kualifikasi jabatan yang akan dilamar. 

10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

11. Berkelakuan baik.

12. Merupakan lulusan perguruan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi luar negeri dengan IPK minimal 2,75 untuk lulusan D-III, 3,00 untuk S1, dan 3,20 untuk lulusan S2.

13. Bagi lulusan perguruan tinggi dalam negeri, perguruan tinggi dan program studinya telah terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan.

14. Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri telah memperoleh penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.

15. Menguasai bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediciton dalam 2 (dua) tahun terakhir dengan nilai minimal 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/ TOEIC minimal 405/IELTS minimal 5,5).

16. Bagi pelamar pria dan wanita dilarang memiliki tato dan bagi pelamar pria dilarang memiliki tindik.

Alur Pendaftaran

1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka situs web https:// sscasn.bkn.go.id.

Situs web ini tersedia mulai hari ini.

BKN mengimbau membuat akun dan mendaftar untuk mengikuti seleksi harus menggunakan PC atau laptop.

Anda tidak disarankan menggunakan ponsel maupun tablet.

2. Seusai membuka situs web, buatlah akun SSCN 2019.

Pembuatan akun harus menyertakan Nomor Induk Kependudukan ( NIK ) dan nomor Kartu keluarga (KK).

Nomor KK juga bisa diganti dengan NIK kepala keluarga.

3. Setelah selesai membuat akun, login-lah ke akun baru tersebut dengan menggunakan NIK maupun sandi (password) yang telah Anda daftarkan sebelumnya.

Pastikan password yang Anda masukkan tepat.

4. Setelah itu, Anda diwajibkan mengunggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun sekaligus melengkapi biodata pribadi.

5. Seusai melengkapi biodata, pilih jenis formasi dan jabatan yang sesuai dengan background pendidikan Anda.

Pastikan Anda melengkapi data.

6. Unggah semua dokumen yang dibutuhkan, seperti ijazah, KK, KTP, dan sebagainya.

7. Cetak kartu pendaftaran.

Sebelum mencetak kartu pendaftaran, pastikan Anda mengecek ulang data-data yang Anda masukkan.

Sebab, setelah di-submit, Anda tidak bisa mengubah data lagi.

Proses perbaikan data masih dapat dilakukan selama dalam tahap simpan data.

8. Jangan lupa juga untuk memverifikasi pendaftaran Anda.

9. Tunggu pengumuman.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved