Dinas PPPA Sulsel dan Lapas Anak Jalin Kerjasama Dalam Hal ini

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel mengatakan Mou dilakukan terkait Layanan Terpadu bagi Anak dan Perempuan yang Berhadapan den

Dinas PPPA Sulsel dan Lapas Anak Jalin Kerjasama Dalam Hal ini
Ilham Gazaling
Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II A Parepare. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II A Parepare.

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel, Ilham Gazaling mengatakan Mou dilakukan terkait Layanan Terpadu bagi Anak dan Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum.

Menurut dia ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

VIDEO: Jelang Pengambilan NUP Cluster Sakura Park, Royal Spring Gelar Open House

Innalillah, Kepala Baperlitbangda Lutim Abriansyah Meninggal Dunia di Kantor, Derita Penyakit ini

Salah satu kriteria dalam peraturan tersebut adalah anak wajib mendapatkan perlindungan khusus utamanya saat berhadapan dengan hukum.

"Kami Mou dengan lembaga pemasyarakatan (lapas) Anak Pare-Pare agar anak-anak yang berhadapan hukum diperlakukan laiknya anak saat berhadapan hukum, jangan sampai ada kekerasan fisik kepada anak apabila ada tindakan pelanggaran yang membuat dirinya berhadapan hukum," ujarnya, Senin (11/11/2019).

Selain itu, lanjut Ilham, MoU ini juga terkait dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang mengamanatkan adanya pembinaan khusus di LPKA bagi anak yang dijatuhi hukuman pidana penjara.

"Ini juga sesuai dengan yang dijelaskan dalam Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 4 tahun 2013 tentang Sistem Perlindungan Anak," ungkap Ilham.

Ia menjelaskan, anak berhadapan dengan hukum yang kemudian mendapatkan pidana penjara harus dipastikan tetap bisa memperoleh haknya sebagai anak.

Untuk itulah dibutuhkan kerjasama dari seluruh pihak terkait guna memastikan hal ini dapat dilaksanakan.

"Sejak tahun 2017, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan telah merintis pengembangan layanan terpadu di Lapas Kelas II A Kabupaten Maros dan layanan edukasi keluarga di Lapas Kelas I Makassar," terang Ilham.

 VIDEO: Jelang Pengambilan NUP Cluster Sakura Park, Royal Spring Gelar Open House

 Innalillah, Kepala Baperlitbangda Lutim Abriansyah Meninggal Dunia di Kantor, Derita Penyakit ini

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved