AXBI Bakal Gelar Workshop Bedah Syirkah, Terbatas Hanya 200 Peserta
Kegiatan yang rencananya berlangsung selama sehari penuh ini, AXBI bekerjasama dengan berbagai pihak.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Asosiasi X Bankir Indonesia (AXBI) bakal menggelar workshop bedah Syirkah di Hotel Santika, Makassar,
Minggu (24/11/2019) mendatang.
Kegiatan yang rencananya berlangsung selama sehari penuh ini, AXBI bekerjasama dengan berbagai pihak.
Seperti komunitas XBankir Makassar, Erwandi Tarmizi Associate (ETA) dan Lajnah Bisnis Sharia (LBS).
Ketua AXBI, Emir Paturusi, menyebut bahwa workshop bedah syirkah ini untuk pertama kalinya akan digelar di Makassar.
• CPNS 2019, Kepala UPT BKN Mamuju Prediksi Pelamar CPNS Pemprov Sulbar Membludak
• KRONOLOGI Keluarga Ruben Onsu Sarwendah Laporkan Akun Penghina Betrand Peto
"Ini kegiatan pertama yang berlangsung di luar Jawa, sebab di Makassar peminat sistem ekonomi umat yakni Syirkah semakin banyak makanya perlu workshop untuk memperdalam dan mengenal lebih jauh tentang sistem ini," ucap Emir Paturusi saat bertandang ke kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 490, Senin (11/11/2019).
Emir menambahkan bahwa dengan banyaknya peminat sehingga jumlah peserta dibatasi hanya untuk 200 orang saja.
Adapun workshop bedah syirka nantinya akan mendatangkan Suwidi perwakilan dari Erwandi Tarmizi Associate (ETA).
"Rencananya juga kita undang Wakil Gubernur Sulsel sebagai Keynote nantinya," tambahnya.
Sementara itu materi bedah Syirkah yang akan dibahas yakni mencakup
pengenalan bentuk-Bentuk Syirkah,
Syariah Standar Musyarakah (Syirkah), Syariah Standar Mudharabah, bentuk-bentuk investasi Syariah di Indonesia.
Kemudian pada kesempatan itu peserta dipersilahkan mengajukan proposal kasus usaha potensial untuk bersyirkah.
"Nantinya akan didiskusikan kasus dan duduk perkara proposal usaha yang sudah diseleksi. Kegiatan ini juga menjadi sarana pertemuan investor dan pengusaha," tutup Emir.
• CPNS 2019, Kepala UPT BKN Mamuju Prediksi Pelamar CPNS Pemprov Sulbar Membludak
• KRONOLOGI Keluarga Ruben Onsu Sarwendah Laporkan Akun Penghina Betrand Peto
Tentang Syirkah
Syirkah merupakan sistem ekonomi berlandaskan dengan syariat islam berbeda dengan sistem ekonomi perbankan pada umumnya.
Secara sederhana salah satu anggota AXBI, Andi Rifki, menerangkan bahwa sistem ini bentuknya kerjasama usaha tanpa ribah.
"Kalau kita mau memulai usaha kan butuh pinjaman lari-larinya ke Bank tapi berjalannya usaha kita mau untung atau rugi pihak Bank tidak mau tahu, cicilan pinjaman harus tetap dibayarkan," ucapanya.
"Kalau untuk konsep Syirkah sendiri unit usaha yang dijalankan secara bersama-sama harus saling memahami, untung sama-sama, rugi pun harus tetap sama-sama," tambahnya.
Rifki menjabarkan beberapa bentuk usaha di Makassar sudah menerapkan konsep Syirkah.
"Ada Chocolicius sama Bakso Mas Cingkrang tapi apakah Syirkah yang dijalankan sudah sesuai dengan aturan? Olehnya perlu dilakukan workshop bedah syirkah untuk mengetahui konsep ini secara mendalam," paparnya.
Hadirnya AXBI
Asosiasi X Bankir Indonesia (AXBI) merupakan perkumpulan orang-orang yang memilih jalan Hijrah, meninggalkan profesi sebagai karyawan Bank.
Orang-orang ini kemudian awalnya berkumpul dalam wadah komunitas X Bankir Makassar kemudian membentuk AXBI.
"Kalau komunitas kan hanya sebatas perkumpulan saja tapi di asosiasi kita bisa lebih bergerak maju untuk memantapkan konsep Syirkah," ucap Emir.
Sistem ekonomi keumatan yang diusung pun kini perlahan mulai mendapatkan legitimasi.
Sebab kini telah ada Erwandi Tarmizi Associate (ETA) sebagai konsultan dan Lajnah Bisnis Sharia (LBS) sebagai pengelolah keuangan yang sudah terdaftar di OJK.
"Ada banyak bantuan yang masuk lewat investor ke ETA tapi kan ETA sifatnya sebagai konsultan saja makanya terbentuk LBS sebagai pengelolah keuangan sah yang terdaftar secara resmi di OJK," paparnya.
Dengan terbentuknya jaringan ini Emir pun menyebut bahwa pihak-pihak yang dulunya bekerja sebagai bankir maupun wirausaha berbasis nonsyirkah kini lebih mudah untuk saling membantu.
"Kan banyak yang memilih hirjah punya modal tapi tidak tahu modal usahanya ini mau diapakan.
Sehingga kita dorong untuk membentuk unit usaha konsep syirkah supaya juga saling membantu bagi mereka yang baru atau tidak memiliki modal," tutupnya.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/axbi-berkunjung-ke-kantor-tribun-timur-dan-diterima.jpg)