Ada Mark Up di Pembebasan Lahan Stadion di Mamasa? Reaksi Dinas Perumahan

Hal itu berdasarkan keterangan legislator partai gerindra, Junaedi beberapa hari lalu saat menggelar rapat badan anggaran (banggar).

Ada Mark Up di Pembebasan Lahan Stadion di Mamasa? Reaksi Dinas Perumahan
Semuel/Tribun Mamasa
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Mamasa, Daud Tandi Arruan 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Penganggaran pembebasan lahan lokasi pembangunan stadion di Kabupten Mamasa, Sulawesi Barat dinilai markup.

Hal itu berdasarkan keterangan legislator partai gerindra, Junaedi beberapa hari lalu saat menggelar rapat badan anggaran (banggar).

Biaya pembebasan lahan lokasi stadion yang berada Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa dianggap tidak sesuai nilai jual objek pajak (NJOP).

Sebelum Dinobatkan di Amerika, 5 Artis Korea Termasuk Kyuhyun Suju Sebut Indomie Terenak Sedunia

Gojek Bawa Layanan Golife ke Tribun Timur, Ini yang Dilakukan

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Mamasa, Daud Tandi Arruan mengatakan, pembebasan lahan itu, sudah diprogramkan 5 tahun ke depan.

"Untuk dipahami bahwa terkait pembebasan lahan, semua OPD diminta oleh Pemda memasukkan program rencana lahan yang akan dibebaskan," ucapnya saat dikonfirmasi via telepon Senin (11/11/2019) sore tadi.

Ia menuturkan terkait pembebasan lahan untuk rencana stadion, penaksirannya dilakukan oleh Tim Appraisal Independen.

"Yang dibebasakan itu sekitar 2 hektar dengan harga berdasarkan taksir Tim Appraisal sebesar 109 ribu rupiah per meter," tuturnya.

Ia menjelaskan, nilai yang ditaksir oleh tim independen tersebut justru lebih rendah dari taksir Zona Nilai Tanah (ZNT), yang ditetapkan oleh pertanahan mencapai jutaan per meter.

 Sebelum Dinobatkan di Amerika, 5 Artis Korea Termasuk Kyuhyun Suju Sebut Indomie Terenak Sedunia

 Gojek Bawa Layanan Golife ke Tribun Timur, Ini yang Dilakukan

"Malah kalau berdasarkan ZNT itu ada yang sampai 1,5 juta per meter," jelasnya.

Untuk mengetahui lebih pasti soal pembebasan lahan tersebut, awak media ini mendatangi langsung pihak yang menjual tanah, yakni Amir.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved