Ada Aliran Agama Sesat di Kota Mamuju, Pengikutnya Bayar Rp 700 Ribu Bisa Ketemu Tuhan

Direktur Intelkam Polda Sulbar Kombes Heri Susanto membenarkan adanya perkumpulan yang diduga menganut paham sesat di Mamuju.

Ada Aliran Agama Sesat di Kota Mamuju, Pengikutnya Bayar Rp 700 Ribu Bisa Ketemu Tuhan
nurhadi/tribunmamuju.com
Surat edaran Polda Sulbar terkait dugaan aliran sesat di Mamuju.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Akhir-akhir ini masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, diresahkan dengan adanya aliran sesat. Para pengikutnya dijanjikan dapat bertemu Tuhan.

Direktur Intelkam Polda Sulbar Kombes Heri Susanto membenarkan adanya perkumpulan yang diduga menganut paham sesat di Mamuju.

Kombes Heri mengaku mendapat mendapat laporan dari sejumlah masyarakat bahwa perkumpulan yang dimaksud mengajarkan paham yang diduga sesat.

FOTO: Cooking Class Pasukan Pengamanan PBB dari Korps Marinir di Hotel The Rinra Makassar

"Pendalam belum terkait ajaran itu belum kami lakukan. Tapi kami dapat laporan dari masyarakat. Kita konfirmasi ke MUI bahwa ada ajaran salat dua kali dan lain sebagainya,"ungkapnya.

Kata dia, pihaknya menyampaikan ke Kemenag Mamuju untuk dibantu mewaspadai supaya tidak ada aliran menyimpang.

Bahkan Kombes Heri mengaku sudah mengirim surat kepada Kantor Kemenag Mamuju mengenai masalah ini, untuk antisipasi agar ajaran yang diduga sesat ini tidak meluas.

FOTO: UMI Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Auditorium Al Jibra

"Kita sudah bersama Kemenag Kabupaten agar ajaran ini tidak tersebar. Sekadar warning saja, supaya tidak terpengaruh paham melenceng dari ajaran islam selama ini,"ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju, Syamsuhri membenarkan adanya surat dari Polda Sulbar mengenai hal tersebut. Meski demikian dia belum ingin berbicara banyak.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, Kantor Kemenag Mamuju mengawasi gerak-gerik kelompok tersebut. Pimpunan ajaran itu diketahui dari Kalimantan. Para pengikut dipungut sejumlah uang antara Rp 650-700 ribu. Setelah penamatan para pengikut dijanji akan diperlihatkan cahaya yang disebut Tuhan.

Rusdi Masse Ketua OKK DPP, Syahar Optimis Partai Nasdem Seperti ini

Pimpinan aliran sesat yang meresahkan di Mamuju diketahui bernama Rasyid asal Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur. Pengikutnya di Mamuju diperkirakan sudah mencapai 70 orang lebih.

Halaman
1234
Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved