KPUD Pangkep Batasi Pasangan Calon Bupati Gegara Hal ini

Kesepakatan itu dilaksanakan setelah difasilitasi oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Jumat (07/11/2019), dua hari lalu.

KPUD Pangkep Batasi Pasangan Calon Bupati Gegara Hal ini
munjiyah/tribunpangkep.com
Suasana Kantor KPU Pangkep dijaga polisi pasca penetapan Pemilu 2019, Rabu (22/5/2019). (Foto Munji). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemerintah Daerah (Pemda) Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya menyapakati biaya anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang.

Kesepakatan itu dilaksanakan setelah difasilitasi oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Jumat (07/11/2019), dua hari lalu.

Disepakati biaya Pilkada sebesar Rp 25 miliar dari total Rp 34 miliar yang diusulkan sebelumnya.

Cemilan juga Turun Harga di Indomaret

Kalahkan Samyang, Dua Mi Instan Asli Indonesia Ini Masuk Daftar Terlezat di Amerika Serikat

Menurut Koordinator Divisi Teknis KPU Pangkep Aminah, pembahasan biaya Pilkada melewati jalan panjang dan tidak menemukan kata sepakat dengan Pemda setempat.

Bahkan tiga kali mereka difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri, termasuki Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia ikut, turun tangan.

"Beberapa kali mengalami kendala dan deadlock selama di Pangkep, yang kemudian di tindak lanjuti oleh Kemendagri," kata Aminah kepada Tribun.

Akhirnya pada pertemuan ke tiga, KPU akhirnya mengalah dan menyepakati biaya Pilkada sebesar Rp 25 M dari total biaya diusulkan senilai Rp 34 miliar, dengan kosekwensi memangkas beberapa item.

Salah satunya adalah membatasi jumlah pasangan calon.

Sebelumnya KPU mengajukan 8 pasangan calon yang terdiri daro 4 dari Partai Politik dan empat dari paslon jalur independen sesuai penghitungan jumlah DPT terakhir

"Pertemuan ketiga berhasil disepakati Rp 25 m dengan beberapa item yang di pangkas. Termasuk jumlah pasangan calon. Dari 8 di kurangi menjadi 4 paslon," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved