Bunuh Menantu Rumah Pelaku Dibongkar
VIDEO: Detik-detik Polisi Bubarkan Aksi Pembongkaran Rumah Pembunuh Menantu di Jeneponto
Pembongkaran rumah ini dilakukan keluarga korban di Desa Mangepong, Jeneponto, Sulsel, Jumat (8/11/2019).
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNJENEPONTO.COM, TURATEA - Personel Polres Jeneponto berhasil membubarkan aksi massa pembongkaran rumah pelaku pembunuhan Karim (50).
Pembongkaran rumah ini dilakukan di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Jeneponto, Sulsel, Jumat (8/11/2019).
• 4 Jam Tak Ada Aktivitas Customer Service Sriwijaya Air di Bandara, Penumpang Ngaku Bingung
• Profil Singkat Dirut PT Bank Danamon Indonesia, Pernah Pegang Peranan Penting di MUFG
Puluhan personel bersenjata lengkap langsung menghalau massa dan meminta menghentikan aksi mereka.
" Sudah mi, bubar-bubar," teriak polisi dilokasi kejadian.
Pantauan wartawan Tribun, dihalau polisi massa membubarkan diri dan meminta rumah pelaku dibongkar oleh warga sekitar.
Keluarga korban yang kecewa dan tak terima atas pembunuhan Jufri (30) lantas melakukan pengrusakan rumah.
Sebelumnya, pembunuhan sadis terjadi di Jeneponto tepatnya di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kamis (7/11/2019) dini hari.
Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50) yang tak lain mertua sendiri.
Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo.
• Kobass Pinrang Kini Hadir dengan Kemasan Baru
• Kagetnya Prinsa Peserta Indonesian Idol Saat Tahu Penyakit Berbahayanya dari Dokter, Resmi Mundur
Usai minum Ballo, keduanya terlibat cekcok dan berkelahi kemudian Karim (50) menikam Jufri dengan badik.
" Berdasarkan keterangan pelaku bahwa awal mulanya korban dengan pelaku masih bersama sama minum ballo," kata AKP Syahrul.
" Kemudian dilokasi terjadi selisih paham akhirnya berujung konflik, akibat kejadian tersebut korban dianiaya hingga meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas," tuturnya.
• UIM dan ICMI Sulsel Diskusi Ilmiah Apa Kata Alquran Tentang SDM Unggul
Mantan Kapolsek Tamalatea itu menjelaskan antara korban dan pelaku masih hubungan keluarga.
"Korban ditemukan dalam keadaan terbaring dan bersimbah darah di bawah got tepatnya di depan rumah Irma yang kemudian korban langsung di larikan ke Puskesmas Bululoe, untuk mendapat pertolongan namum dalam perjalanan korban meninggal dunia," pungkasnya.
"Korban di bawah ke rumah sakit umum Lanto Dg Pasewang Jeneponto untuk di lakukan pemeriksaan Visum Et revertum," jelasnya