Usulan Anggaran Rp 2,5 M Untuk Penghijauan RTH Disorot, Begini Penjelasan Kepala DLH Enrekang

Usulan Anggaran Rp 2,5 M Untuk Penghijauan RTH Disorot, Begini Penjelasan Kepala DLH Enrekang

Usulan Anggaran Rp 2,5 M Untuk Penghijauan RTH Disorot, Begini Penjelasan Kepala DLH Enrekang
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Kepala DLH Enrekang, Mursalim Bagenda 

Usulan Anggaran Rp 2,5 M Untuk Penghijauan RTH Disorot, Begini Penjelasan Kepala DLH Enrekang

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Usulan anggaran pohon ketapang senilai Rp 2,58 miliar dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 Pemkab Enrekang disorot sejumlah Legislator di DPRD Enrekang.

Hal itu lantaran anggaran yang diusulkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Enrekang tersebut dinilai terlalu besar, lantaran sudah diakomodir sebelumnya di APBD-P 2019 senilai Rp 1,2 miliar.

Menanggapi hal itu Kepala DLH Enrekang, Mursalim Bagenda, menilai anggaran senilai Rp 2,5 miliar tersebut bukan dikhususkan atau spesifik untuk pengadaan pohon ketapang.

 Kisruh dengan Garuda, 15 Penerbangan Sriwijaya Air Dibatalkan, Juga Delay, Kemenhub Lakukan Hal Ini

 3 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019, Ini Syarat & Dokumen SMA SMK Sederajat, Kemenkumham 3.532 Formasi

 Pilpres 2024: Prabowo Pasangan Puan Maharani, Surya Paloh Dukung Anies Baswedan?

Menurutnya, anggaran tersebur diperuntukkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Enrekang untuk lakukan penghijauan.

"Tidak betul kalau pengadaan ketapang, dalam usulan kita sebut penghijauan RTH. jadi semua jenis tanaman bisa asalkan sesuai dengan kondisi di ruang publik. Jadi tak mesti ketapang," kata Mursalim, Jumat (8/11/2019).

Ia menjelaskan, anggaran senilai Rp 2,5 miliar tersebut masih wajar, dan justru sebenarnya kalau untuk konseravasi nilainya kecil dan tak seberapa.

Apalagi total anggaran itu, sudah termasuk biaya penanaman dan operasional pekerja.

Dimana sasaran utamanya sebenarnya adalah untuk penghijauan di ruang-ruang publik Kabupaten, seperti taman dan pinggir jalan.

Menurutnya, anggaran itu adalah bertujuan untuk ruang publik agar berupaya menutup pembukaan lahan yang massif di masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved