KPU Minta Syarat Dukungan Calon Perseorangan Wali Kota Diserahkan Bulan Depan

Jika ada kandidat yang maju lewat jalur calon perseorangan harus mengumpulkan dan menyetor ke penyelenggara pemilu, minimal 72.570 dukungan.

KPU Minta Syarat Dukungan Calon Perseorangan Wali Kota Diserahkan Bulan Depan
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ketua KPU Makassar M Farid Wajdi foto bereng dengan Andi Munawar Syahir dan timnya, Senin (28/10/2019). Dia adalah orang yang mengaku siap maju bertarung pada Pilwali Makassar 2020 melalui jalur perseorangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan meminta calon perserorangan dari independen atau non partai politik segera menyerahkan syarat dukungan  untuk maju pada Pemlihan Wali Kota Makassar 2020 mendatang.

Jika ada kandidat yang maju lewat jalur calon perseorangan harus mengumpulkan dan menyetor ke penyelenggara pemilu, minimal 72.570 dukungan.

Syarat dukungan harus dilampirkan berupa formulir dukungan, dan di atasnya ditempeli lampiran fotokopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

"Penyerahan syarat dukungan mulai tangga 11 Desember sampai 5 Maret 2020 mendatang," kata Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar kepada Tribun, Kamis (07/11/2019).

Kini Pengguna WhatsApp (WA) Bisa Tolak Masuk ke Grup Undangan, Begini Caranya!

Sule Angkat Bicara Soal Naomi Jadi Orang Ketiga Dirinya dengan Lina, Ayah Rizky Febian Ungkap Ini

Dua Minggu Kabur ke Himalaya, ini 12 Potret/Foto Rocky Gerung Saat Naik Gunung dan Taklukkan Alam

Gunawan mengaku syarat dukungan bagi calon perseorangan diminta lebih awal karena harus melalui proses panjang terlebih dahulu yakni dilakukan pnelitian jumlah dukungan oleh KPU.

Lalu verifikasi administrasi, dan verfikasi faktual. Jika tidak memenuhi syarat maka dikembalikan untuk diperbaiki.

"Waktu pendaftarannya sama (calon kandidat yang jalur parpor) tanggal 16 hingga 18 juni. Hanya saja, untuk calon perseorangan sebelum mendaftar, harus melalui proses panjang terlebih dahulu,"tuturnya.

Menurut Gunawan dukungan itu menjadi syarat bagi calon perserorangan, baru bisa mengikuti pada tahapan pendaftaran. "Lolospi semua tahapan ini baru bisa mendaftar," paparnya.

Sejauh ini kata Gunawan sudah ada 3 tim calon kandidat yang digadang gadang maju bertarung pada Pilkada mendatang, kemungkinan akan maju lewat jalur independen.

 Kini Pengguna WhatsApp (WA) Bisa Tolak Masuk ke Grup Undangan, Begini Caranya!

 Sule Angkat Bicara Soal Naomi Jadi Orang Ketiga Dirinya dengan Lina, Ayah Rizky Febian Ungkap Ini

 Dua Minggu Kabur ke Himalaya, ini 12 Potret/Foto Rocky Gerung Saat Naik Gunung dan Taklukkan Alam

Mereka adalah Muhammad Ismak. Ismak datang konsultasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Jumat (25/10/2019).

Moch Hasymi Ibrahim memimpin rombongan tim Ismak, ia diterima Komisioner KPU Gunawan Mashar, Endang Sari, Abdul Rahman, dan Plt Sekertaris KPU Asrar Marlan.

Kemudian Syarifuddin Daeng Punna atau yang dikenal dengan tagline SADAP dan Andi Munawar Syahrir. "Mereka datang bertanya tanya mengenai jalur perseorangan. Hanya saja kan belum tentu mereka maju melalui jalur perseorangan, karena banyak proses yg harus dilalui terlebih dahulu," sebutnya.

"Kita lihat nanti di tanggal 5 Maret siapa yang menyerahkan syarat dukungan. Menyerahkan syarat dukungan pun, belum tentu lolos, karena ada verifikasi yang akan dilalui," ujarnya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved