Mertua Bunuh Menantu di Jeneponto

Diduga Salah Paham Usai Minum Ballo, Karim Tega Habisi Nyawa Jufri di Jeneponto

Diduga Salah Paham Usai Minum Ballo, Karim Tega Habisi Nyawa Jufri di Jeneponto

Diduga Salah Paham Usai Minum Ballo, Karim Tega Habisi Nyawa Jufri di Jeneponto
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Polisi saat mengunjungi lokasi kejadian pembunuhan di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Kamis (7/11/2019). Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50). Awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo 

Diduga Salah Paham Usai Minum Ballo, Karim Tega Habisi Nyawa Jufri di Jeneponto

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pembunuhan sadis kembali terjadi di Jeneponto tepatnya di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kamis (7/11/2019) dini hari.

Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50).

Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis ballo.

 VIDEO: Narkoba Senilai Rp 1,3 Milyar Gagal Beredar di Makassar

 Alasan Maurizio Sarri Ganti Ronaldo di Liga Champions, Cedera?

 BREAKING NEWS: Berawal Cekcok Saat Minum Ballo, Jufri Tewas Ditikam Keluarganya Sendiri di Jeneponto

Usai minum Ballo, keduanya terlibat cekcok dan berkelahi kemudian Karim (50) menikam Jufri dengan badik.

"Berdasarkan keterangan pelaku bahwa awal mulanya korban dengan pelaku masih bersama sama minum ballo," kata AKP Syahrul.

Polisi saat mengunjungi lokasi kejadian pembunuhan di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Kamis (7/11/2019). Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50). Awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo
Polisi saat mengunjungi lokasi kejadian pembunuhan di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Kamis (7/11/2019). Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50). Awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo (TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM)

"Kemudian dilokasi terjadi selisih paham akhirnya berujung konflik, akibat kejadian tersebut korban dianiaya hingga meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas," tuturnya.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menjelaskan antara korban dan pelaku masih hubungan keluarga.

"Korban ditemukan dalam keadaan terbaring dan bersimbah darah di bawah got tepatnya di depan rumah Irma yang kemudian korban langsung di larikan ke Puskesmas Bululoe, untuk mendapat pertolongan namum dalam perjalanan korban meninggal dunia," pungkasnya

"Korban di bawah ke rumah sakit umum Lanto Dg Pasewang Jeneponto untuk di lakukan pemeriksaan Visum Et revertum," jelasnya

Hasil visum menunjukkan tiga luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan membuatnya meninggal dunia.

Lanjut Syahrul motif dari kejadian ini masih didalami namun diduga dipicu kesalah pahaman. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved