Curi Ponsel untuk Uang Sekolah, Murid di Makassar Sempat Ditahan Polisi

Pelaku RRS pun dibekuk petugas Polsek Panakkukang, Selasa (5/11) kemarin. Tapi pada hari yang sama, ia langsung bebas.

Curi Ponsel untuk Uang Sekolah, Murid di Makassar Sempat Ditahan Polisi
darul/tribun-timur.com
Masda (50), orangtua pelajar yang mencuri ponsel milik tetangga kos untuk membayar uang sekolah. (darultribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang murid SD, RRS (14) di Makassar, terpaksa mencuri untuk lanjutkan sekolah.

Pelaku RRS pun dibekuk petugas Polsek Panakkukang, Selasa (5/11) kemarin. Tapi pada hari yang sama, ia langsung bebas.

Saat tribun mencoba menggali kebenaran itu di rumahnya Jl dr Leimena komplek IDI Makassar. RRS tidak berada di rumahnya.

Tapi tribun dapat mewawancarai ibunya, Masda (50) dan kakaknya Wardaniah (20) dikamar kos-kosannya di kompleks IDI.

VIDEO VIRAL: Jadi Rektor Termuda Nan Cantik, Ini Dia Fakta Risa Santoso

Golkar Kunci Tiga Kandidat di 3 Daerah, Ini Kata Ketua Penjaringan DPD 1

TERBARU Harga Motor Matic Honda November 2019 Mulai Rp 16 Juta hingga Rp 81 Juta

"Iye, kemarin (Selasa) itu anakku dijemput sama polisi," ungkap Masda kepada tribun di rumah kosnya, Rabu (6/11/2019) sore.

Masda membenarkan itu, pihak kepolisian Polsek Panakkukang datang menjemput anaknya, karena terlibat kasus pencurian.

Menurut Masda, anaknya RRS mengambil hape milik tetangga kos yang sementara dicas. RRS mengambil hape lewat jendela.

"Tetangga kamar sudah maafkan anakku, katanya dia (tetangga) tidak tahu kalau itu anak saya yang ambil hapenya," jelasnya.

"Nanti ditahu saat anakku ini diamankan kemarin, ini sudah bicarakan baik-baik dan anak saya juga minta maaf," lanjut Masda.

Pasalnya, hape tersebut diambil RRS lalu digadai ke salah satu warga. Hal tersebut dilakukan untuk membayar uang sekolah.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved