Dekan Tarbiyah UINAM Bincang Islam Sebagai Kemaslahatan, Bukan Kerusakan dan Ketidakharmonisan

Kegiatan yang diinisiai Lakpesdam NU Pinrang ini digelar di aula Kemenag, Jl Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Minggu (3/11/2019).

Dekan Tarbiyah UINAM Bincang Islam Sebagai Kemaslahatan, Bukan Kerusakan dan Ketidakharmonisan
Hery Syahrullah/Tribun Timur
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, DR A Marjuni menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi Moderasi Islam. 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, DR A Marjuni menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi Moderasi Islam.

Kegiatan yang diinisiai Lakpesdam NU Pinrang ini digelar di aula Kemenag, Jl Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Minggu (3/11/2019).

Disambut Ribuan Penggemar Usai Wamil, Berikut Profil Yonghwa CNBLUE

SEDANG BERLANGSUNG Live Trans7 TV Online Siaran Langsung MotoGP 2019 Malaysia, Nonton HP Tanpa Bufer

Begini Bahayanya Jika Anak Kecanduan Main HP, Cegah Sebelum Menyesal

Puluhan Keluarga Korban Seruduk Polres Jeneponto Cari Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Lakpesdam NU Pinrang Gelar Workshop Literasi Moderasi Islam

Dalam kesempatan tersebut, Marjuni mengulas subtema perihal Penguatan Moderasi Beragama dalam Memperkokoh NKRI.

Ia menyebutkan, salah satu fungsi agama adalah menjaga kehidupan manusia agar menjadi tertib dan teratur.

Itu karena agama memuat ajaran dan hukum yang normatif tentang pengaturan ketertiban dan keteraturan.

" Hal itu semata-mata agar manusia bisa hidup dalam damai," ulas Marjuni

Atas dasar itu, agama seyogyanya selalu bermuara ke arah kemaslahatan, bukan kerusakan dan ketidakharmonisan.

"Hanya keterbatasan persepsi lah yang kerap menciptakan prilaku intoleran itu muncul di tengah penganut agama," papar Marjuni.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, DR A Marjuni menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi Moderasi Islam.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, DR A Marjuni menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Literasi Moderasi Islam. (Hery Syahrullah/Tribun Timur)

Agar keterbatasan persepsi bisa diatasi, jelasnya, perlu dihadirkan komitmen yang senantiasa mempertimbangkan kepentingan bersama dan kebaikan kolektif.

"Agar agama yang notabene memuat cita perdamaian, tidak menjelma menjadi biang kerusuhan," pungkas Marjuni.

Ia menegaskan, segala bentuk gerakan yang bernuansa radikal mesti dilawan.

"Perlu disadari bahwa menanggulangi faham radikalisme agama yang sudah ada di depan mata adalah tugas mulia," tegas Marjuni. (TribunPinrang.com)

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, @herysyahrullah

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved