Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga Mamuju, Sempat Hebohkan Warga Karena Bau Busuk

Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga Mamuju, Sempat Hebohkan Warga Karena Bau Busuk

Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga Mamuju, Sempat Hebohkan Warga Karena Bau Busuk
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Jefri Elazar warga Jl Soekarno Hatta Mamuju memperlihatkan bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumahnya.(nurhadi/tribun) 

Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga Mamuju, Sempat Hebohkan Warga Karena Bau Busuk

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Bunga Bangkai tumbuh di halaman rumah warga Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Kemunculan tumbuhan langkah bahkan nyaris punah itu, menarik perhatian warga.

Dalam bahasa latin, bunga tersebut dikenal dengan istilah amorphopallus. Bunga tersebut tumbuh sekitar 30 centimeter.

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 Kejaksaan RI di rekrutmen.kejaksaan.go.id, Daftar di scasn.bkn.go.id, Formasi

Baca: Ingat Angelina Sondakh? Ketemu Yuni Shara Kakak Krisdayanti, Siapa Sangka Lihat Penampilannya

Baca: Berikut Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Ada Manchester United Vs Bournemouth

Bunga tersebut tumbuh dengan warna kelopak merah keunguan, dengan putik berwarna kuning dan bagian atas atau kembangnya berwarna merah hati bercampur kuning.

Bunga tersebut mekar dan mengeluarkan aroma tidak sedap yang menusuk hidung penduduk sekitar, tercium hingga beberapa meter di lokasi tumbuh.

Warga sekitar Jefri Elazar memperkirakan, bunga bangkai itu tumbuh sekitar satu pekan yang lalu tepat didekat rumahnya.

"Istri saya yang kasi liat kalau ada sesuatu yang lain tumbuh, dia muncul diantara atap seng yang terlipat, dia muncul naik, awalnya kayak kelopaknya saja,"kata Jefri kepada Tribun-Timur.com ditemui di rumahnya, Sabtu (2/11/2019).

Bunga Bangkai yang tumbuh di halaman rumah Jefri Elazar, warga Jl Soekarno Hatta Mamuju.(nurhadi/tribun)
Bunga Bangkai yang tumbuh di halaman rumah Jefri Elazar, warga Jl Soekarno Hatta Mamuju.(nurhadi/tribun) (TRIBUN TIMUR/NURHADI)

Keeseokan harinya pasca sudah ditemuikan, Jefri mengaku mulai mencium bau tak sedap seperti bau bangkai.

"Istri saya bilang cari itu bangkai kareba bau sekali. Tapi saya heran juga karena baunya menyengat sekali, kayak setingkat mayat dan saya cari terus. Nah anak perempuan saya ini bilang mungkin ini yang busuk (bungan) karena banyak lalat juga dibagian kelopaknya, lalatnya besar-besar dan banyak,"jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved