Kemarau Panjang, Debit Air PDAM Barru Turun Drastis

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barru, Suheri Made juga mengakui hal tersebut.

Kemarau Panjang, Debit Air PDAM Barru Turun Drastis
akbar/tribunbarru.com
Direktur PDAM Barru, Suheri Made. 

Hal itu sebagai upaya membantu warga agar kebutuhan air bersihnya tetap terpenuhi.

"Reman - reman di PDAM lakukan langkah itu, mereka turun langsung bawakan warga air pakai mobil tangki," tuturnya.

Baca: 40 Ribu Peserta Bakal Ramaikan Porseni PGRI Sulsel di Barru

Suheri memperkirakan, debit air bersih tak lama kembali normal.

"Mungkin bulan ini sudah bisa kembali berjalan normal karena sekarang ini sudah mulai hujan," paparnya.

Baca: Peringati Ultah Haera Ilham Putrinya, Ilham Arief Sirajuddin Sarapan Bareng Petugas Kebersihan

Temui Gubernur Sulsel, Dirut PDAM Makassar Laporkan Makassar Sedang Krisis Air

Plt Dirut PDAM Makassar Hamzah Ahmad menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka Kota Makassar.

Kunjungan Hamzah, ini terkait penyaluran air bersih dalam kondisi Makassar yang dilanda musim kemarau (kering).

BPN Mamasa Ungkap Masih Ada Tersisa 61.000 Bidang Tanah Belum Disertifikasi Hingga Tahun 2019

Gelar Penyuluhan Hukum, IAIN Palopo Datangkan Dosen UIT Sebagai Pemateri

Jendral TNI Fachrul Razi Menteri Agama RI, Diminta Urus Radikalisme, Ini Profil, Ikut Pecat Prabowo

BPN Mamasa Target Sertifikatkan 12 Ribu Bidang Tanah

VIDEO: Preview Liga Champions Genk vs Liverpool - Jangan Beri Ampun Salah, Firmino, Sadio Mane

Menurut Hamzah, untuk mengoptimalkan pelayanan manajemen PDAM Kota Makassar memungsikan enam pompa untuk memasok kebutuhan air baku yang akan diolah menjadi air bersih.

"Saat ini meski debit air kecil, tapi semua teratasi pak Gubernur. Khususnya warga kota dan kawasan industri," kata Hamzah ke Gubernur, Rabu (23/10/2019).

Meski harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengoperasikan enam pompa air tersebut, tidak menjadi sulit bagi Hamzah.

Datanya, mengoperasikan pompa air baku di Mongcongloe, menurut Hamzah Ahmad butuh biaya Rp 700 juta, dan pompa air baku di Malengkeri sebesar Rp 200 juta.

Halaman
1234
Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved