Aksi Kamisan Makassar Ke-51, Bela Dosen Ramsiah

Dalam rilis yang diterima tribun, Jumat (1/11/2019) sebutkan, sivitas akademika dari Perguruan Tinggi idealnya menjunjung tinggi kemerdekaan berekspre

Aksi Kamisan Makassar Ke-51, Bela Dosen Ramsiah
Darul Amri/Tribun Timur
Para aktivis mahasiswa dan HAM menggelar aksi bela Ramsiah, Kamis (31/10/2019) sore, kemarin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Para aktivis mahasiswa dan HAM menggelar aksi bela Ramsiah, Kamis (31/10/2019) sore, kemarin.

Dalam rilis yang diterima tribun, Jumat (1/11/2019) sebutkan, sivitas akademika dari Perguruan Tinggi idealnya menjunjung tinggi kemerdekaan berekspresi.

2 Polisi Dihukum Kurungan 21 Hari Usai Pukul Jurnalis, LBH Pers Makaasar: Biasa Saja

Gubernur Sulsel Umumkan UMP 2020 Sebesar Rp 3,1 juta

Soal PNS Pakai Cadar dan Celana Cingkrang saat Dinas, Sekda Jeneponto Sebut Masih Menunggu Regulasi

HIMAPBI FS UMI adakan Seminar Bulan Bahasa

Lirik Lagu Terbaru Fallin Light - GFRIEND, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Suara atau tulisan yang mengungkap pandangan kritis mestinya mendapat tempat.

Termasuk jika percakapan itu mempertanyakan pengelolaan fasilitas kampus. Tak perlu dibungkam. Apalagi diseret ke ranah hukum.

Sebab selain adalah Hak Asasi Manusia (HAM), juga bagian dari kebebasan akademik yang dilindungi UU dan HAM.

Hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Sebab apa yang dialami DR Ramsiah Tasruddin seakan mengingkari kemerdekaan berpendapat dan bersuara kritis di kampus.

Hanya gegara mempertanyakan dan mempercakapkan di grup whatsApp tertutup terkait ‘penutupan’ Radio Kampus Syiar milik UIN Alauddin Makassar, ia justru dijadikan tersangka.

Ramsiah dijerat dengan tuduhan mencemarkan nama baik dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kasusnya kini berproses di Polres Gowa atas laporan yang diadukan mantan Wakil Dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Nur Syamsiah

Sejak menyandang status tersangka 1 September 2019 silam, Ramsiah hidup dalam ketidakpastian. Bayang-bayang suram akan kariernya pada masa datang terus menghantuinya.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved