Kudanya Diduga Rusak Tanaman, Bapak dan Anak di Jeneponto Jadi Korban Penikaman

Kudanya Diduga Rusak Tanaman, Bapak dan Anak di Jeneponto Jadi Korban Penikaman

Kudanya Diduga Rusak Tanaman, Bapak dan Anak di Jeneponto Jadi Korban Penikaman
Humas Polres Jeneponto
Pelaku (kiri) barang buti (tengah) korban (kanan). Bapak dan anak di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel jadi korban penikaman. Korban diketahui, bernama Syamsuddin (50) dan anaknya Kamaruddin. Sementara itu pelaku diketahui berinisial HA (30) dan merupakan warga Kampung Punagayya, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto. 

Kudanya Diduga Rusak Tanaman, Bapak dan Anak di Jeneponto Jadi Korban Penikaman

TRIBUNJENEPONTO.COM, ARUNGKEKE - Bapak dan anak di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel jadi korban Penikaman.

Korban diketahui, bernama Syamsuddin (50) dan anaknya Kamaruddin.

Baca: Lowongan Kerja - PT Mitsubishi Motors Banyak Posisi, Lulusan S1, Cek Syarat & Link Daftar Online

Baca: KPK Sebut Fahri Hamzah PKS Sebar Hoax, Tanggapi Video di YouTube Deddy Corbuzier, Termasuk soal Gaji

Baca: Kata-kata Happy Hari Halloween 2019 Tanggal 31 Oktober, Maksud Trick or Treat hingga Tragedi

Sementara itu pelaku diketahui berinisial HA (30) dan merupakan warga Kampung Punagayya, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Kejadian penikaman dua warga Alla-alla ini dipicu persoalan sepeleh yakni, korban dituding hewan ternak kuda miliknya merusak tanaman pelaku.

Hal teraebut dibenarkan Plt Kassubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul keawak Tribun, Kamis (31/10/2019) pagi.

"Kejadiannya kemarin Rabu (30/10/2019) sekitar pukul 17.40 wita, terjadi tindak penganiayaan," kata Syahrul.

"Penganiayaan tersebut dilakukan oleh HA (30) dengan menggunakan sebilah badik terhadap dua warga," tuturnya.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menjelaskan pemicu terjadinya penganiayaan tersebut.

"Awalnya pelaku berpikir bahwa kuda milik korban masuk ke lokasi tanaman pelaku dan merusaknya,"

Halaman
1234
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved