BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Jurnalis Dilarang Liput Sidang Kasus Pelanggaran Polisi di Polda Sulsel

Wartawan televisi yang dilarang merekam atau mengambil video. Wahyu Ruslan dari Inews TV dan Arif Tirtana dari Kompas TV.

BREAKING NEWS: Jurnalis Dilarang Liput Sidang Kasus Pelanggaran Polisi di Polda Sulsel
darul/tribun-timur.com
Suasana di depan ruangan samping Pos Penjagaan Polda Sulsel, saat digelar sidang pelanggaran. (darul amri/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wartawan televisi dilarang meliput sidang pelanggaran anggota Polri di Polda Sulsel, Kota Makassar, Kamis (31/10/2019) sore.

Wartawan televisi yang dilarang merekam atau mengambil video. Wahyu Ruslan dari Inews TV dan Arif Tirtana dari Kompas TV.

Kata Wahyu Ruslan, dia dan Arif tidak bisa mengambil gambar video setelah seorang anggota Polri baca aturan persidangan.

Spesial Anniversary ke-1 The Duck King Makassar Beri Promo Hingga Diskon 30%

VIDEO: Arsitek Perancang Stadion Kalegowa Paparkan Hasil Renovasi

Permudah Warga Urus SIM, Satlantas Polres Pangkep Luncurkan Delivery, Segini Kuota Per Hari

"Tadi saat proses sidang kami mau ambil gambar suasana, tapi salah satu anggota polri melarang itu," ungkap Wahyu Ruslan.

Padahal, menurut informasi sidang kasus pelanggaran anggota Polri terhadap tiga jurnalis itu diikuti umum dan jurnalis.

Salah satu jurnalis Makassar, Darwin menjadi korban bentrokan antara polisi dan mahasiswa di depan kantor DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Makassar.
Salah satu jurnalis Makassar, Darwin menjadi korban bentrokan antara polisi dan mahasiswa di depan kantor DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Makassar. (istimewa)

"Kalau mau dibilang ribu, kami tidak ribut. Katanya yang bisa dibawa ke ruangan itu hanya pulpen dan kertas," tambah Wahyu.

Diketahui, sidang pelanggaran anggota Polri terhadap tiga jurnalis ini digelar di ruangan samping pos jaga Polda Sulsel.

Spesial Anniversary ke-1 The Duck King Makassar Beri Promo Hingga Diskon 30%

VIDEO: Arsitek Perancang Stadion Kalegowa Paparkan Hasil Renovasi

Permudah Warga Urus SIM, Satlantas Polres Pangkep Luncurkan Delivery, Segini Kuota Per Hari

Sidang pelanggaran dua anggota Polri ini dipimpin Kompol Haji Marikar, bersama pendamping disiplin Kompol Dwi Bactiar.

Sidang ini menghadirkan tiga jurnalis yang mengalami dugaan kasus penganiayaan atau pelanggaran dilakukan dua anggota.

Tiga jurnalis tersebut adalah, dua jurnalis online M Saiful Rania dan Isak Pasa'buan. Dan jurnalis Kantor Berita, Darwin Fathir.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved