SDK: Publik Menginginkan Pemimpin Baru di Mamuju

SDK: Publik Menginginkan Pemimpin Baru di Mamuju. Tensi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju Tahun 2020 mulai memanas.

SDK: Publik Menginginkan Pemimpin Baru di Mamuju
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat H Sihardi Duka saat diwawancarai usai mendampingi Salim S Mengga mendaftar sebagai calon bupati Polman di kantor KPU tahun lalu.(nurhadi/tribun) 

SDK: Publik Menginginkan Pemimpin Baru di Mamuju

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Tensi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju Tahun 2020 mulai memanas.

Para kandidat calon bupati terus intensi membangun komunikasi politik.

Salah satu bakal calon yang dipastikan bakal ikut menjadi penantang petahana di Pilkada Mamuju Tahun 2020, adalah anak sulung mantan Bupati Mamuju dua periode H Suhardi Duka, yakni Hj Siti Sutinah Suhardi.

Hj Sutinah yang baru saja mundur sebagai ASN dengan jabatan terakhir kepada Dinas Perdagangan Mamuju, sudah mendaftar di sejumlah partai, diantaranya PDIP, PAN, PKS dan Gerindra.

Baca: Siapa Calon Kapolri Idham Azis Pengganti Tito Karnavian? Pernah Buru Tommy Eks Ipar Prabowo Subianto

Baca: Selain Putri Anggota TNI Peluk, Temani Mayat Ibunya di Makassar, Ada Juga Bayi 7 Bulan di Surabaya

Baca: LENGKAP Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id 11 November, Syarat, Dokumen,Cara Daftar di SSCASN

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulawesi Barat H Suhardi Duka selaku partai pengusung utama Tina, mengaku sudah membangun kesepakatan awal dengan sejumlah elit partai politik di Mamuju.

Meski menginginkan koalisi gemuk, namun SDK memastikan tak akan mendaftarkan anaknya ke partai politik yang sudah dikapling oleh bakal calon lainnya.

"Tentu setiap kandidat menginginkan koalisi gemuk. Begitu juga dengan kami, tapi tentu kami tidak akan mendaftar pada partai yang sudah dikapling orang, katakanlah Nasdem, tentu mengusung ketuanya, pak Habsi. Begitu juga dengan kami tidak usah mendaftar di Demokrat karena tidak akan mendapat rekomendasi,"kata Suhardi Duka yang baru saja dilantik sebagai Anggota DPR RI Dapil Provinsi Sulbar.

Namun, kata SDK sapaannya, pihak intens membangunan komunikasi ke partai lain, sebab ingin membangun kebersamaan.

"Karena Sutina kalau terpilih akan menjadi pembina parpol di Mamuju. Tidak akan menjadi pengurus partai, sehingga tidak resisten dengan partai yang ada. Cukuplah kami-kami ini yang jadi pengurus partai,"ucap Alumni Jurusan Komunikasi Unhas Makassar itu.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved