Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019 yang Diterima Wajo Dinilai Keliru, Kok Bisa?

Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019 yang Diterima Wajo Dinilai Keliru, Kok Bisa?

Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019 yang Diterima Wajo Dinilai Keliru, Kok Bisa?
Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Pemuda pada malam Anugrah Kepemudaan 2019 di Jakarta Concert Hall I News, Senin (28/10/2019) malam. 

Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda 2019 yang Diterima Wajo Dinilai Keliru, Kok Bisa?

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2019 yang diraih Kabupaten Wajo di Hari Sumpah Pemuda dinilai tidak tepat.

Salah satu tokoh pemuda di Kabupaten Wajo, Heriyanto Ardi menilai Kementerian Pemuda dan Olahraga telah keliru memberikan penghargaan tersebut kepada Kabupaten Wajo.

Alasannya, organisasi perangkat daerah yang mengurusi pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga tak melakukan satu pun program yang menunjang kepemudaan.

Baca: Mahfud MD & Prabowo Dapat Jabatan Menteri oleh Jokowi, Yusril Ihza Mahendra Dapat Apa dari Presiden?

Baca: Sepupu dan Ipar Ungkap Alasan Kasmiati Nikahkan PNS Sulmankar Suaminya, Undangan Viral di WhatsApp

Baca: Link Pendaftaran CPNS 2019 sscasn.bkn.go.id, Buka 11 November, Instansi dengan Formasi Terbanyak

"Tidak ada program mengenai kepemudaan yang terlihat secara kasat mata yang dilakukan Dispora Wajo, kalau kita hering bersama Kadispora selalu mengeluh dengan tidak adanya anggaran untuk pengembangan pemuda di Kabupaten Wajo," katanya, Selasa (29/10/2019).

Bahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wajo dilingkupi sejumlah masalah. Seperti, realisasi pemberian hadiah kepada pemenang wajo Enterpreneur Expo serta dugaan indikasi rasuah dana Paskibra Kabupaten Wajo 2019.

"Belum terealisasinya pemberian hadiah Wajo Enterpreneur Expo yang merupakan program Kemenpora tetapi diklaim program Dispora giliran bermasalah, kembali pihak Dispora mengatakan bahwa itu program Kemenpora," katanya.

Olehnya, Presiden Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) tersebut meminta Bupati Wajo, Amran Mahmud untuk mencopot Kadispora Wajo, Fakhruddin untuk dicopot saja dari jabatannya.

"ni sangat aneh malah, menurut kami Bupati Wajo lebih baik mencopot Kadispora mengingat begitu banyaknya permasalahan di OPD ini," katanya.

Sebelumnya, Amran Mahmud menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Pemuda pada malam Anugrah Kepemudaan 2019 di Jakarta Concert Hall I News, Senin (28/10/2019) malam. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved