Pakai Pakaian Adat, SDN 2 Kampung Baru Majene Gelorakan Persatuan di Momentum Sumpah Pemuda

Pakai Pakaian Adat, SDN 2 Kampung Baru Majene Gelorakan Persatuan di Momentum Sumpah Pemuda

Pakai Pakaian Adat, SDN 2 Kampung Baru Majene Gelorakan Persatuan di Momentum Sumpah Pemuda
TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI
Ketua PKK Majene, Fatmawati Fahmi bersama Kepala SDN 2 Kampung Baru Nurmadia Rusdi dan siswanya pakai pakaian adat di Hari Sumpah Pemuda. 

Pakai Pakaian Adat, SDN 2 Kampung Baru Gelorakan Persatuan di Momentum Sumpah Pemuda

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Berbagai cara dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Sumpah pemuda menjadi titik tolak pergerakan pemuda memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sumpah pemuda merupakan momentum memperingati kongres pemuda kedua yang diselenggarakan 27-28 Oktober 1928 di Batavia sebelum berubah nama menjadi Jakarta. Pada kongres ini ditegaskan cita-cita tanah air Indonesia, bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia.

Baca: Mahfud MD & Prabowo Dapat Jabatan Menteri oleh Jokowi, Yusril Ihza Mahendra Dapat Apa dari Presiden?

Baca: Sepupu dan Ipar Ungkap Alasan Kasmiati Nikahkan PNS Sulmankar Suaminya, Undangan Viral di WhatsApp

Baca: Link Pendaftaran CPNS 2019 sscasn.bkn.go.id, Buka 11 November, Instansi dengan Formasi Terbanyak

Sumpah pemuda tidak hanya diperingati kaum pemuda. Tapi seluruh kalangan masyarakat Indonesia ikut mengenang momen ini.

Seperti halnya di SDN 2 Kampung Baru, Majene. Seluruh siswa di sekolah unggulan Majene ini juga ikut merayakan Hari Sumpah Pemuda.

Siswa SDN 2 Kampung Baru memperingatinya dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala SDN 2 Kampung Baru, Nurmadia Rusdi menjelaskan, penggunaan pakaian adat itu bertujuan menumbuhkan sikap nasionalisme sejak dini. Serta mengajarkan siswa tentang kebhinekaan atau keberagaman suku dan etnis yang berpadu di Tanah Nusantara.

"Walaupun berbeda suku bangsa tetap dalam naungan bhinneka tunggal ika yang dibingkai dalam persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia," jelas Nurmadia, Selasa (29/10/2019).

Selain menggunakan pakaian adat, lanjut Nurmadia, siswanya juga mengikuti parade pawai budaya di pusat perkotaan Majene.

Siswa didampingi guru SDN 2 Kampung Baru pawai jalan kaki di jalur protokol perkotaan. Mereka ingin menggelorakan semangat persatuan bangsa pada seluruh masyarakat di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved