Dosen Psikologi Unibos Gelar Kelas Inspirasi di SMAN 22 Makassar, Tujuannya?

Dosen Psikologi Unibos dalam kelas inspirasi yang berlangsung di SMAN 22 Makassar, Kamis (24/10/2019), memberikan program Dukungan Psikologis Awal

Dosen Psikologi Unibos Gelar Kelas Inspirasi di SMAN 22 Makassar, Tujuannya?
Humas Unibos
Hari Kesehatan Mental Sedunia, Dosen Psikologi Unibos Gelar Kelas Inspirasi di SMAN 22 Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Dalam rangka perayaan Bulan Bakti Hari Kesehatan Mental Sedunia Tahun 2019, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Bosowa (Unibos), menggelar kelas insprirasi.

Dosen Psikologi Unibos dalam kelas inspirasi yang berlangsung di SMAN 22 Makassar, Kamis (24/10/2019), memberikan program Dukungan Psikologis Awal (DPA).

Sasaran dari kegiatan kelas inspirasi ini yakni para siswa-siswa SMAN 22 Makassar.

Titin Florentina, Psikolog yang juga merupakan anggota pengurus Himpunan Psikologi Indonseia (Himpsi) bekerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar.

Mentan RI Syahrul YL Kuliah Umum di Unismuh Makassar, ini Jadwalnya

Fakultas Teknik Unibos Tanam 1000 Pohon di Jalur Lemba Ramma Malino

Aktivis Unjuk Rasa Untuk Dosen UINAM Ramsiah, Ini 4 Poin Tuntutannya

“Kami melaksanakan kegiatan ini memang untuk memberikan pengenalan terkait kebutuhan anak, yang sedang menghadapi berbagai masalah, agar bagaimana menciptakan suasana diri menjadi merasa aman, nyaman, dan tenang," ucapnya.

Ia menambahkan selain memberikan pemahaman terhadap bagaimana anak bisa menghadapi situasi yang sulit.

Juga cara anak dapat merencanakan tindakan apa yang semestinya dilakukan terkait dengan masalah yang dihadapi.

Mentan RI Syahrul YL Kuliah Umum di Unismuh Makassar, ini Jadwalnya

Fakultas Teknik Unibos Tanam 1000 Pohon di Jalur Lemba Ramma Malino

Aktivis Unjuk Rasa Untuk Dosen UINAM Ramsiah, Ini 4 Poin Tuntutannya

Dalam kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Dra Nur Djanni selaku Kepala SMAN 22 Makassar beserta para Guru.

“Kesehatan mental penting untuk diketahui, melihat adanya fenomena global dampak permasalahan remaja, maka memang perlu adanya pengetahuan dan keterampilan dasar 

"Itu untuk melakukan upaya pencegahan dari dampak negatif yang akan terjadi," terang Nur Djanni.

"Oleh karena itu, kegiatan ini tentunya sangat membantu kami sebagai pihak pendidik dan pendamping siswa di sekolah untuk memberi kesadaran kepada siswa terkait bagaimana agar mereka tetap sesuai pada jalurnya," tambahnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
Penulis: Alfian
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved