Penyebab AHY Ditolak jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin, Masih Soal Dosa SBY ke Megawati di Masa Lalu

Penyebab AHY Ditolak jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin, Masih Soal Dosa SBY ke Megawati di Masa Lalu

Penyebab AHY Ditolak jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin, Masih Soal Dosa SBY ke Megawati di Masa Lalu
Instagram @agusyudhoyono @jokowi
Penyebab AHY Ditolak jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin, Masih Soal Dosa SBY ke Megawati di Masa Lalu 

Penyebab AHY Ditolak jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin, Masih Soal Dosa SBY ke Megawati di Masa Lalu

TRIBUN-TIMUR.COM - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, peluang Partai Demokrat mendapatkan jatah kursi menteri dari pemerintah Joko Widodo-Ma'ruf Amin sangat tipis.

Adi menilai, sudah ada upaya dari Demokrat lewat Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjalin komunikasi dengan bertemu Jokowi pada Kamis 10 Oktober lalu.

Namun, menurut dia, Demokrat tetap punya ganjalan, yakni kemungkinan tidak ada restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri yang selama ini disinyalir punya hubungan kurang harmonis dengan SBY.

Baca: DAFTAR CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id, Validasi NIK KTP, KK, & Ijazah Kamu Sekarang Sebelum November

Baca: PROFIL Komjen Idham Azis Ditunjuk Jokowi Jadi Kapolri Ganti Tito Karnavian, Asal Sulawesi Tenggara

Baca: Kartu AS Dipegang Pacar, Gadis 16 Tahun Pasrah Dirudapaksa Pemuda 23 Tahun, yang Kedua Kali Apes

"Hubungan SBY dan Megawati tidak pernah harmonis. Kedua tokoh ini sulit untuk disatukan sehingga ini mungkin menjadi ganjalan bagi Demokrat untuk mendapatkan jatah menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf," ujar Adi saat dihubungi, Selasa (22/10/2019).

Konflik di antara Megawati dan SBY berawal dari niat SBY maju Pilpres 2004.

Baca: Lebih Dari 20 Tahun, Jejak Tangan Rose di Kaca Mobil Film Titanic Masih Berbekas, Ini Fakta Lainnya

Baca: Sempat Miskin, Menteri di Kabinet Indonesia Maju Jokowi - Maruf Amin Eks Sopir Angkot dan Jual Koran

Baca: Profil Jaksa Agung ST Burhanuddin, Terungkap Kepanjangan ST Namanya, Bukan Siti dan Sarjana Teknik

Saat itu, Megawati menjabat sebagai presiden. Sementara itu, SBY menjabat Menko Polhukam.

Singkat cerita, SBY pun mundur sebagai menteri kemudian mendeklarasikan Partai Demokrat.

SBY kemudian maju sebagai capres bersama Jusuf Kalla lalu memenangi Pilpres 2004.

Saat itu, pasangan SBY-JK mengalahkan Megawati sebagai petahana yang berpasangan dengan tokoh Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved