Kenalan di Facebook, Anak Di Bawah Umur Asal Bone Jadi Korban Pencabulan di Wajo

Korbannya, yakni seorang anak di bawah umur asal Kabupaten Bone, MN (17). Pelakunya, adalah seorang lelaki yang baru dikenalnya melalui Facebook, warg

Kenalan di Facebook, Anak Di Bawah Umur Asal Bone Jadi Korban Pencabulan di Wajo
hardiansyah/tribunwajo.com
Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji sedang menggelar jumpa pers 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Media sosial kembali jadi penyebab kasus asusila di Kabupaten Wajo.

Korbannya, yakni seorang anak di bawah umur asal Kabupaten Bone, MN (17). Pelakunya, adalah seorang lelaki yang baru dikenalnya melalui Facebook, warga Kecamatan Bola, Kabupaten, Tamrin alias Ardi (25).

Poltekes Kemenkes Mamuju Kukuhkan 120 Alumni Baru, Begini Harapan Sekprov Sulbar

Jadi Menteri Pertanian, Bupati Gowa Sebut SYL Jaga Martabat Sulsel

Polres dan Kejari Luwu Timur Kumpul Kepala Desa di Madani, Apa yang Dibahas?

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dari Sukses Jabat Gubernur Sulsel hingga Gagal di Pileg DPR

Segini Kuota Formasi CPNS Sidrap Tahun 2019, Tenaga Kesehatan Paling Sedikit

Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji menyebutkan, kini kasus tersebut tengah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Wajo.

Pelaku kini telah ditahan. Proses penyidikan sementara berlanjut.

"Kita sudah periksa 5 orang saksi, dan berkas perkaranya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan," katanya kepada Tribun Timur, Rabu (23/10/2019).

Ilustarsi pencabulan anak dibawah umur.
Ilustarsi pencabulan anak dibawah umur. (tribunnews.com)

Bagas menambahkan, kejadian tersebut terjadi pada Juni 2019 lalu, dan baru terungkap saat ini. Mulanya, korban berkenalan dengan pelaku di media sosial.

Lalu, keduanya berencana bertemu dan dijemputlah korban di Kabupaten Bone. Modus pelaku pun cukup terencana.

Yakni, berpura-pura mengaku sebagai seorang sepupu lelaki yang diajak korban berkenalan di Facebook dan menjemputnya.

"Korban dibawa ke rumahnya di Kecamatan Bola, lalu di suruh masuk kamar, lalu pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan," katanya.

Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji sedang menggelar jumpa pers
Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji sedang menggelar jumpa pers (hardiansyah/tribunwajo.com)

Korban sempat melakukan penolakan dan perlawanan dengan berteriak, tapi pelaku menyekap mulut korban dan berhasil melampiaskan nafsu bejatnya.

"Dari pengakuan pelaku, dia mencabuli korban 5 kali dalam satu malam," kata Bagas.

Akibat perbuatannya, Tamrin pun dikenakan Pasal 81 ayat (1), (2) Subsider pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPPU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undanh nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

 

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved