TRIBUN WIKI

Ini Alasan 6 Menteri Kabinet Kerja Tak Lagi Masuk Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin

Ini Alasan 6 Menteri Kabinet Kerja Tak Lagi Masuk Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin

Ini Alasan 6 Menteri Kabinet Kerja Tak Lagi Masuk Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin
Istimewa
Ini Alasan 6 Menteri Kabinet Kerja Tak Lagi Masuk Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin 

"Bu menteri BUMN yang berkaitan dengan ini karena rate-nya yang paling banyak ada di situ," kata Jokowi.

Selain itu, ekonom Faisal Basri menyebut, Rini wajib diganti karena kerap 'ngaco.'

Menurutnya, Rini menerapkan konsep holding tunggal yang tidak jelas.

"Semuanya di-holdingkan sama dia dan kriteria holding-nya tidak jelas. Induk holding-nya, nggak jelas juga," kata Faisal.

Faisal juga mengungkapkan 'dosa' Rini Soemarno lainnya yaitu memanfaatkan BUMN untuk tujuan tidak produktif.

4. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita meninjau langsung ke dua tempat yakni Pasar Pa'baeng-baeng dan Pergudangan Bulog Kota Makassar, Rabu (13/6/2018).
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita meninjau langsung ke dua tempat yakni Pasar Pa'baeng-baeng dan Pergudangan Bulog Kota Makassar, Rabu (13/6/2018). (handover)

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Nama Enggartiasto Lukita juga masuk dalam daftar menteri lama yang tidak akan dipertahannya.

Sebab, ia diduga tersandung dalam kasus korupsi.

Politikus NasDem itu beberapa kali dipanggil penyidik KPK untuk bersaksi dalam kasus dugaan suap terkait kerja sama penyewaan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG).

Namun, panggilan itu belum terpenuhi.

KPK telah menggeledah kantor Kementerian Perdagangan, termasuk ruang kerja Enggar, dan menyita sejumlah dokumen terkait dengan perdagangan gula rafinasi.

5. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin (KOMPAS.COM)

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, di kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019). (Tribunnews.com/ Rina Ayu)

Sama halnya dengan Enggar, Lukman Hakim Saifuddin juga berpeluang tipis untuk dipertahankan di kabinet Jokowi.

Lukman pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Dalam kasus ini, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka.

Lukman disebut menerima Rp 70 juta dalam kasus suap jual beli jabatan di Kemenag ini.

PPP pun mengakui tak mengusulkan nama Lukman sebagai menteri di kabinet berikutnya.

6. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti masuk daftar Menteri yang layak dipertahankan Jokowi
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti masuk daftar Menteri yang layak dipertahankan Jokowi (tribunnews.com)

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara, Sabtu (17/8/2019). (Instagram/susipudjiastuti115)

Walau banyak digadang-gadang sejumlah kalangan untuk kembali sebagai menteri, tapi Susi Pudjiastuti telah berpamitan.

Hal inilah yang disinyalir bila menteri kesayangan warganet itu tidak lagi dipakai Jokowi.

Saat berpamitan dengan sejumlah awak media, Senin (9/9/2019), Susi mengaku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf.

"Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf apabila selama kita berinteraksi ada hal-hal yang tidak mengenakkan awak media karena saya orangnya sedikit tengil," kata Susi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada staf KKP yang selama ini membantunya dalam bekerja.

"Saya berterima kasih atas bantuannya, dukungannya, effort-nya, tanggung jawabnya, komitmennya."

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," kata dia.

Susi juga berpamitan kepada anggota DPR saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR.

Susi meminta maaf karena dia kerap keras kepala selama lima tahun memimpin KKP.

Ia mengatakan, hal itu perlu dia lakukan karena memiliki obsesi memperbaiki sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

"Walaupun saya dikenal tukang nembakin kapal, saya menjalankan amanah, bukan untuk pribadi," kata dia.

"Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf. Saya tidak pernah berpengalaman jadi menteri sebelumnya, jadi mohon maaf," kata dia.(*)

Resmi Jadi Menteri Pertanian, Ini Perjalanan Karier Birokrat Syahrul Yasin Limpo Sejak Jadi Lurah

DAFTAR LENGKAP 33 Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Maruf Amin, Bakal Dilantik Hari ini

RESMI! Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin, Siapa Gantikan Susi Pudjiastuti?

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved