Timbun BBM, Polresta Mamuju Tetapkan Tersangka Seorang Warga Karossa

"LP awal kasus ini, awalnya di tangani Polsek Karossa, TKP di SPBU Karossa dan rumah warga bernama Ansari Latif, kejadiannya Jumat 18 Oktober lalu, Pu

Timbun BBM, Polresta Mamuju Tetapkan Tersangka Seorang Warga Karossa
Nurhadi/tribunsulbar.com
Barang bukti kasus penimbunan BBM diamankan di Mapolresta Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Satuan Reskrim Polresta Mamuju ungkap kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah menjelaskan bahwa LP awal kasus ini, awalnya di tangani Polsek Karossa, TKP di SPBU Karossa dan rumah warga bernama Ansari Latif yang kejadiannya Jumat 18 Oktober lalu, Pukul 21.15 Wita.

Jelang Operasi Zebra, Satlantas Polres Pinrang Kunjungi Jemaat Gereja Kibaid

Sah! Segini Kuota CPNS Pemerintah Kota Makassar 2019, Ini Formasi yang Dibutuhkan

4 Pasangan Selebritis Bikin Janji Pranikah, Ada yang Berani Serahkan Harta Jika Terbukti Selingkuh

Bocoran Nama-nama Calon Menteri & Jatah Parpol di Kabinet Kerja Jilid 2 Setelah Gerindra Masuk

Benarkah Ada Manteri Asal Sulsel di Kabinet Jokowi Periode II? Ini Kata Gubernur Nurdin Abdullah

Anca sapaan Kasat Reskrim Polres Mamuju mengungkapkan, ada tiga orang yang diamankan dalam kasus penimbunan BBM tersebut, lalu digiring ke Polresta Mamuju.

"Setelah dilakukan proses penyelidikan dan dilakukan gelar perkara, satu orang kami tetapkan tersangka, Ansari Latif. Dua orang kita lepas karena kami tidak temukan alat bukti yang sah untuk menjerat sebagai tersangka, sehingga dilepaskan dengan posisi wajib lapor," jelasnya, Senin (21/10/2019).

Dikatakan, Ansari Latif melanggaran Pasal 53 huruf C dan pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

"Namun apabila dikemudian hari kami mendapatkan fakta baru atau keterangan baru dan alat bukti kegiatan kedua orang ini, yah kami juga akan tetapkan tersangka. Tapi, kita pasti lakukan gelar perkara terlebih dahulu,"kata dia.

Anca mengungkapkan, hasil penyelidikan proses penimbunan BBM yang dilakukan tersangka sudah berlangsung lama, namun baru kali ini bisa terungkap.

"Kami amankan empat buah tangki rakitan, dan dua kendaraan yang sudah dimodifikasi tangkinya agar bisa menampung BBM berupa solar maupun premium,"tuturnya.

Selain itu, aparat juga mengamankan 17 jerigen berisi solar, namun tersangka tidak mengakui bahwa itu mikiknya.

Syamsuriansyah mengakui, memang selama ini pihaknya sedikit dilema dalam proses penegakan hukum terkait pendistribusian BBM jenis solar dan premium, karena disatu sisi polisi dituntut melakukan penegakan hukum secara tegas, namun disisi lain banyak masyarakat mencari hidup lewat proses mengecer BBM.

Barang bukti kasus penimbunan BBM diamankan di Mapolresta Mamuju.
Barang bukti kasus penimbunan BBM diamankan di Mapolresta Mamuju. (Nurhadi/tribunsulbar.com)
Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved