Pemuda Karossa ini Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Penimbun BBM

Polsek Karossa bersama Reskrim Polres Mamuju mengamankan tiga pelaku dugaan penimbunan BBM. Satu diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Pemuda Karossa ini Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Penimbun BBM
Ashari Rauf
Ashari Rauf pemuda Sulbar asal Kecamatan Karossa 

TRIBUN-TIMUR.COM, KAROSSA - Salah satu tokoh Pemuda Sulawesi Barat asal Kecamatan Karossa, Ashari Rauf, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kapolsek Karossa bersama anggotanya atas penangkapan pelaku dugaan penimbunan BBM jenis solar dan premium.

Polsek Karossa bersama Reskrim Polres Mamuju mengamankan tiga pelaku dugaan penimbunan BBM. Satu diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Tentu kita sangat mengapresiasi upaya dan kinerja Polsek dapat meringkus para pelaku dugaan penimbunan BBM. Kami akan memberikan dukungan dan ikut mengawal kasusnya," kata Ashari, Senin (21/10/19).

Belum Buka Pendaftaran Cakada di Pilwali, Bappilu PPP Makassar Tunggu Ini

Pemuda Pancasila Demo Kejari Wajo, Ini 4 Tuntutannya

Rangkaian Milad ke 29, TSCA Lakukan ini di Tompobulu Maros

Menurut Ashari, persoalan di SPBU Karossa memang bukan baru kali ini. Jauh sebelumnya, masyarakat Karossa seringkali memepertanyakan kondisi SPBU Karossa.

"Saya sendiri beberapa kali mendapat aduan dari masyarakat terkait masalah di SPBU. Jadi kita sangat dukung Polsek Karossa karena hal ini sudah bisa diungkap," ucap Ashari yang juga Ketua LSM Jaringan Masyarakat Non Partisan (Jari Manis) Sulawesi Barat ini.

Belum Buka Pendaftaran Cakada di Pilwali, Bappilu PPP Makassar Tunggu Ini

Pemuda Pancasila Demo Kejari Wajo, Ini 4 Tuntutannya

Rangkaian Milad ke 29, TSCA Lakukan ini di Tompobulu Maros

Dia mengaku, para pengusaha sekelas Ansari Latif alias Brekele dan pengusaha lainnya di Karossa harus menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga dan efek jera.

Artinya, kata dia, mereka semua yang seringkali melakukan monopoli tak boleh dibiarkan berulang-ulang.

"Saya sendiri tahu bagaimana sepak terjang sejumlah pengusaha di sana (Karossa), utamanya Brekele itu. Jadi kalau pihak Polsek sendiri mencatat pernah mendengar ada ungkapan tak senonoh dari Brekele yah itu bisa saja terjadi.

Apalagi masyarakat sendiri yang protes. Oleh sebab itu, Kepolisian harus tegas menindak mereka,"jelasnya.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved