Pejabat Kemenkumham Sulsel dan BHP Makassar Hadiri Rakernis BHP Se-Indonesia
Di Rakernis tersebut, Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham RI, Cahyo R Muzhar, menyampaikan BHP harus menjadi gatekeeper dan mampu menjala
Penulis: Alfian | Editor: Ridwan Putra
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM, - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Sulawesi Selatan (Sulsel), Drs Priyadi Bc.IP, M.Si, ikut menghadiri Rapat Kerja Teknis Balai Harta Peninggalan (BHP) se-Indonesia Tahun 2019 di Hotel Santika Priemere Bintaro, Banten, Minggu (20/10/2019).
Turut hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Yankum) Kanwil Kemenkunham Sulsel, Sri Yuliani SH, MH, Ketua BHP Makassar, H Mulyadi Arfah SH, MH, dan beberapa pejabat lingkup Kanwil Kemenkunham Sulsel.
Di Rakernis tersebut, Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham RI, Cahyo R Muzhar, menyampaikan BHP harus menjadi gatekeeper dan mampu menjalankan fungsinya sebagai salah satu penjamin mutu pelayanan di era perdagangan bebas.
Hal itu diungkapkan Cahyo saat membuka Rakernis BHP se-Indonesia Tahun 2019. Dijelaskan, era perdagangan bebas (Four Point Zeo/4.0) menuntut adanya transparansi dan kepercayaan public. “Oleh karena itu BHP harus mampu menjamin kepercayaan publik itu,” katanya dalam rilis Kemenkumham Sulsel, Senin (21/10/2019).
Rapat kerja teknis BHP se-lndonesia dilaksanakan untuk membahas perkembangan hukum serta Revitalisasi Struktur Organisasi Balai Harta Peninggalan Dalam Rangka Meningkatkan Tugas dan Fungsi, Serta Mengoptimalkan Korelasi Hubungan Kerja dengan lnstansi/Lembaga Terkait.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pejabat-kemenkumham-sulsel.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-kanwil-kemenkumham-sulsel.jpg)