Maju di Pilwali Makassar, Ismak dan Danny Pomanto Daftar Gerindra

Dua calon kepala daerah (Cakada) pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar ini diterima oleh Ketua DPC Gerindra Makassar Eric Horas serta tim

Maju di Pilwali Makassar, Ismak dan Danny Pomanto Daftar Gerindra
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar, Erick Horas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Bakal calon Wali Kota Makassar, Muhammad Ismak dan Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC Partai Gerindra Makassar, Jl Nuri, Makassar, Senin (21/10/2019).

Ismak datang bersama rombongan, begitu juga dengan Danny.

Dua calon kepala daerah (Cakada) pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar ini diterima oleh Ketua DPC Gerindra Makassar Eric Horas serta tim penjaringan cakada Gerindra.

Gara-gara Nia Ramadhani, Buah Salak Jadi Trending Topic di Twitter, Kok Bisa?

Blusukan ke Pasar, Albertus Patarru Bagi-bagi ini ke Warga

 SUMUR Kekayaan Erick Thohir Calon Menteri Jokowi Sahabat Sandiaga Uno, Ternyata Pernah Miskin

Eric mengatakan, sejak dibuka pendaftaran cakada, sebanyak 10 cakada telah mengambil formulir.

Satu di antaranya telah mengembalikan formulir pendaftarannya di Sekretariat DPC Gerindra Makassar.

Mereka yang mengambil formulir di partai bentukan Prabowo Subianto, Munafri Arifuddin, Syamsul Rizal MI, Sukriansyah S Latief, Irman Yasin Limpo, Andry Arief Bulu, Abdul Rachman Noer, Haris Yasin Limpo dan syarifuddin Daeng Punna, Muhammad Ismak, dan Danny Pomanto.

"Pendaftaran kita buka sejak 12 Oktober kemarin sampai dengan 2 November," kata Ketua Bapemperda DPRD Makassar itu kepada Tribun, Senin (21/10/2019) sore

Gara-gara Nia Ramadhani, Buah Salak Jadi Trending Topic di Twitter, Kok Bisa?

Blusukan ke Pasar, Albertus Patarru Bagi-bagi ini ke Warga

 SUMUR Kekayaan Erick Thohir Calon Menteri Jokowi Sahabat Sandiaga Uno, Ternyata Pernah Miskin

Diketahui, Gerindra mendapatkan lima kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Untuk mengusung pasangan cakada pada Pilwali Makassar 2020, parpol minimal mengantongi 10 kursi sebagai syarat untuk mengusung pasangan cakada.

Tak satupun partai politik bisa mengusung pasangan calon tanpa koalisi.

Nasdem sebagai partai pemenang di Pileg kemarin hanya mengontrol 6 kursi, begitu juga dengan Demokrat sebagai pemenang kedua (6 kursi), dan PDI Perjuangan sebagai pemenang ketiga, juga 6 kursi. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved