Ini Harapan Ketua Muhammadiyah Sulbar Kepada Jokowi-Ma'ruf

Ini Harapan Ketua Muhammadiyah Sulbar Kepada Jokowi-Ma'ruf. Joko Widodo - KH Maruf Amin resmi dilantik, Minggu 20 Oktober kemarin.

Ini Harapan Ketua Muhammadiyah Sulbar Kepada Jokowi-Ma'ruf
istimewa
Ketua PWM Sulbar Dr Wahyun Mawardi (dok istimewa) 

Ini Harapan Ketua Muhammadiyah Sulbar Kepada Jokowi-Ma'ruf 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024 Ir Joko Widodo - KH Maruf Amin resmi dilantik, Minggu 20 Oktober kemarin.

Usai dilantikan. Harapan dan masukan untuk pasangan kepala negara berpenduduk sekitar 164 Juta itu datang dari berbagai pihak.

Tak terkecuali dari para tokoh agama dan ormas Islam di Indonesia. Ikut memberikan masukan terhadap pemerintahan yang baru

Baca: Viral di WhatsApp, 5 Putra Sulsel Masuk di Susunan Kabinet / Calon Menteri Era Jokowi - Maruf Amin

Baca: Arti Petuah Bugis di Pidato Jokowi di Pelantikan Presiden 2019 hingga Eselon III - IV Akan Dihapus

Baca: sscasn.bkn.go.id, CPNS 2019 Dibuka 25 Oktober, Jadwal Pendaftaran, Formasi, Syarat, Cara Daftar

Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat Dr Wahyun Mawardi berharap Jokowi-Maruf dapat menunaikan amanat dengan sebaik-baik dan seadil-adilnya untuk mengayomi serta menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Ketua PWM Sulbar Dr Wahyun Mawardi (dok istimewa)
Ketua PWM Sulbar Dr Wahyun Mawardi (dok istimewa) (istimewa)

Menurut Wahyun Mawardi tantangan Indonesia lima tahun ke depan sangatlah berat. Diantaranya menyatukan seluruh rakyat Indonesia yang cenderung terbelah pasca kasus Wamena.

"Kemudian kita berharap Jokowi-Ma'ruf bisa menyelesaikan kesenjangan sosial dan pemberantasan korupsi yang menjadi problem krusial di bangsa ini,"ujar Wahyun kepada Tribun di Mamuju, Senin (21/10/2019).

Yang tak kalah penting kata dia, menjaga kedaulatan tanah air dari asing maupun domestik yang membuat kekayaan Indonesia tidak dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

"Juga harus mampu menciptakan good governance agar pemerintahan bersih dan pemerintah untuk kepentingan rakyat,"ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, Presiden dan Wakil Presiden yang baru harus membangun konsolidasi demokrasi yang sejiwa dengan konstitusi serta tidak semakin liberal.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved